Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

BNPT Latih Kewirausahaan Mantan Alumni Jalin

BNPT Latih Kewirausahaan Mantan Alumni Jalin
dok. MODUSACEH.CO
Rubrik

 

Banda Aceh | Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), 1-4 November 2016, melatih kewirausahaan 30 orang mantan alumni teroris Jalin, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Pelatihan itu berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Jalan Tgk. Imeum Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Pelatihan ini merupakan bagian dari "Pengauatan Kapasitas Kemandirian di Provinsi Aceh tentang Deradikalisasi Bidang Kewirausahaan di Masyarakat". Hadir sebagai narasumber, Direktur Deradikalisasi BNPT an. Prof. Dr. Irfan Idris, MA, Kepala Bapas Banda Aceh an. Jumadi, Abu Tholut (tokoh agama), pakar usaha kecil dan menengah (UKM), Banu Muhammad (Pemateri), pakar microfinance Dasril Guntara. Sumber MODUSACEH.CO menyebutkan, pelatihan itu diikuti 13 mantan teroris alumni Jalin-Aceh Besar.

 Dasril Gunatara menyampaikan materi tips dan trik membangun usaha. Katanya, usaha merupakan kewajiban bagi manusia dalam kehidupannya. Ini sesuai dengan Firman Allah Q.S. Ar-Ra’d:11. Artinya: Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia”.

Sementara, untuk kategori bisnis disebutkan, untuk usaha mikro memiliki omzet per tahun sekitar Rp 200 juta, sementara aset sampai dengan Rp 50 juta. Usaha kecil ujarnya, merupakan usaha yang memiliki omzet per tahun sekitar Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar, sedangkan aset sampai dengan Rp 200 juta. Untuk usaha menengah, memiliki omzet per tahun sekitar Rp 1 miliar sampai  Rp 50 miliar dan memiliki aset sampai dengan Rp 200 juta hingga Rp 10 miliar. Nah,  Usaha besar, yang memiliki omzet per tahun diatas Rp 1 miliar  dan aset diatas Rp 10 miliar.

Begitupun sebut Dasril, usaha tadi punya keunggulan dan kelemahan. Keunggulannya adalah, ceruk-ceruk pasar yang terisolasi, inovasi, biaya yang lebih rendah dan mengisi layanan pelanggan yang superior. Sedangkan, kelemahannya, terkendala dengan manajemen, modal dan peraturan pemerintah. Namun, Dasril memberi tip agar dapat sukses ketika memulai bisnis yaitu, harus didasari dengan skill, modal, promosi, lokasi, karyawan, sistem dan brand. Termasuk sebelas langkah praktis dalam memulai usaha. Pelatihan ini juga dibekali dengan materi survey lapangan. Alhamdulillah, semoga bermanfaat bagi masa depan mereka.***

Komentar

Loading...