Breaking News

BNK Pidie Mampu Gagalkan 25,6 kg Peredaran Sabu-Sabu

BNK Pidie Mampu Gagalkan 25,6 kg Peredaran Sabu-Sabu
Tsk pengedar sabu-sabu sbanyak 24 kg diciduk BNK Pidie di Pantai Kuthang Pidie Jaya, beberapa waktu yang lalu.

Sigli | Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pidie, mampu menggagalkan peredaran sabu-sabu sebanyak 25,6 kg sejak tahun 2018 hingga 2019.

Itu dijelaskan Ketua BNK Pidie AKBP Werdha Susetyo kepada MODUSACEH.CO, Jumat (17/1/2020). Lanjut dia, pada tahun 2018 pihaknya berhasil mengamankan sekitar 57 gram sabu-sabu dan jumlah tersangka 4 orang, kemudian 2 Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Jadi kita terus menghentikan peredaran narkoba di Pidie dengan berbagai upaya," jelasnya.

Kata Werdha, tahun 2019 pihaknya berhasil menggagalkan penyeludupan sabu-sabu 300 gram, kemudian 1.300 gram, yang terakhir sebanyak 24 kg. Penangkapan yang 24 kg di Jalan PLN Gampong Keudee Tringgadeng Pidie Jaya.

"Begitu ada info dari warga langsung kita sikat dan Barang Bukti (BB) kita sita di rumah inisial AS (43) warga Gampong Sagoe Tringgadeng Pidie Jaya. "BB kita sita di lingkungan rumah tersangka seberat 24 kg," tegasnya.

Selain AS kata Werdha, ada juga dua tersangka lainnya, inisial MY (28) warga Gampong Meunasah Ara Bandar Baru dan RW (43) warga Dayah Baro, Samtalira, Bayu Aceh Utara.

"Tiga tersangka yang membawa sabu-sabu seberat 24 kg melalui jalur laut, diduga barangnya dari negara jiran Malaysia," tegas Kepala BNK Pidie, AKBP Werdha Susetyo.

Modus operandi peredaran menurut Werdha masih memperlajari polanya, karena ketiga orang itu satu jaringan. Barang haram tersebut mau diedarkan di Aceh dan luar Aceh, sedangkan mereka ditangkap di Pantai Kuthang dan diakui di jalur laut sangt rawan untuk masuknya narkotika. "Kita terus memperketat ruang gerak pengedar narkotika," papar Werdha.***

Komentar

Loading...