Breaking News

The Legend of The Omega Watch

Bersama Astronot dan Bond 007 "Mengintai" Dunia

Bersama Astronot dan Bond 007 "Mengintai" Dunia
Rubrik
Sumber
Berbagai Sumber

Ian Fleming, penulis serial James Bond, merupakan seorang watch enthusiast. Dia sangat memperhatikan detil seperti jam tangan bagi sang karakter 007 yang diciptakannya. Omega dan Rolex menjadi pilihannya untuk “mengintai” dunia.

MODUSACEH.CO |  Menyaksikan film James Bond sejak awal, jangan heran, agen 007 ini punya taste yang tidak main-main soal jam tangan.

Nah, dua brand legendaris yang biasanya dipakai oleh Bond adalah Omega dan Rolex. Misal, pada Casino Royale, Daniel Craig memakai Omega Planet Ocean dengan rubber strap yang casual namun terlihat elegan.

Dan pada scene lain di film yang sama, dia memakai Omega Seamaster Professional dengan bracelet yang fancy.

Itu terlihat di tangan Daniel Craig, Pierce Brosnan, Roger Moore, Sean Connery dan banyak lagi.

Penampilan elegan ini, sekaligus digambarkan karakter Bond yang serba bisa, jenius, dan memiliki selera yang bagus dalam berpakaian.

Bahkan aksesoris pendukung seperti jam tangan pun tak ketinggalan menunjang image Bond yang sangat berkarakter.

Namun James Bond bukanlah tipikal figur yang memuja peralatan yang berteknologi, misal jam tangan digital. Karakter Bond konsisten dengan gayanya yang old but gold. Terlihat dari deretan jam tangan analog yang pernah dipakai karakter Bond di semua serinya.

Di film Dr. No, film pertama James Bond, sang aktor, Sean Connery, memakai Rolex Submariner yang tampak vintage namun berkelas. Namun, dibanding aktor Bond lainnya, tak ada yang bisa mengalahkan pesona Daniel Craig yang secara natural berkharisma.

Bahkan seri terbaru Omega yakni Seamaster Diver 300m 007 Edition dibuat khusus untuk membangun karakter Bond yang dimainkan Daniel Craig. Mengingat Daniel Craig cukup ikonik dan identik dengan figur Bond dimulai sejak film Casino Royale 2006.

The Omega Seamaster Diver 300m

Jam tangan ini bermaterialkan titanium pertama yang hadir pada karakter Bond. Dial Seamaster Diver 300m ini memiliki tampilan seperti credit sequence pada film. Visualnya berbentuk pusaran tembakan api yang terlihat begitu dramatis khas film James Bond.

Dan yang lebih unik lagi, angka 7 pada tanggal menggunakan font seperti di film James Bond. Pada kondisi gelap, akan terlihat angka 50 yang tersembunyi di dalam marker di posisi jam 10 untuk merayakan ke-50 tahun film On Her Majesty’s Secret Service (1969). Dilengkapi dengan Helium Escape Valve, Co-Axial Escapement, 300m Water Resistance, dan Chronometer Certification.

Ada lagi, Omega Seamaster Diver Dial. Nah, Co-Axial Escapement dan Helium Escape Valve inilah yang membuat jam tangan ini spesial. Co-Axial Escapement itu sendiri adalah bagian dari movement gear generasi terbaru setelah Swiss Lever.

Co-Axial Escapement, memungkinkan time keeping jam lebih akurat dibanding Swiss Lever yang bahkan masih membutuhkan lubrikasi. Co-Axial Escapement ini hanya terdapat pada inhouse movement Omega caliber 8800, 2500, atau 9300.

Sementara Helium Escape Valve adalah ruang khusus yang berguna untuk meloloskan udara Helium yang biasa terjadi ketika seseorang menyelam di laut dalam.

Untuk jam Omega, tentu saja telah melalui Sertifikasi Chronometer COSC. Dengan Power Reserve hingga 55 jam dan komplikasi date, jam tangan ini hanya diproduksi sebanyak 7.007 pieces di dunia. Angka yang cantik dan identik dengan James Bond.

Jam tangan ini semakin sempurna dengan fitur automatic winding maupun manual winding. Dengan detak vibrasi movement sebesar 25,200 vph dan terdiri dari 35 jewel, menjawab pertanyaan mengapa high end diver watch cenderung overpriced.

Secara tampilan, Omega Seamaster Diver 300m yang berdiameter 42mm tampak maskulin dan parlente. Case materialnya terbuat dari stainless steel dan terdapat plat label emas 18karat di samping case.

Tentu, sangat fancy untuk menemani penyelam hingga di kedalaman 300m. Uniknya jam tangan ini dilapisi material Lume double color pada jarum jam dan indeks.

Tak hanya itu, pada posisi jam 12 terdapat simbol The Coat of Arms of the Bond Family makin memantapkan kesan jam tangan James Bond pada seri Limited Edition ini.

Omega merupakan huruf terakhir dari alfabet Yunani dan itu merupakan kesempurnaan dan keberhasilan dalam pencapaian prestasi.

20200910-bandit

Louis Brandt, seorang pembuat jam yang menciptakan jam tangan dengan lilitan kunci dari bagian-bagian yang diberikan kepadanya oleh pengrajin lokal, mendirikan La Generale Watch Co, pendahulu Omega, pada tahun 1848. (Foto: hallandladdco.com)

Kisah Omega dimulai pada tahun 1848 di La Chaux-de-Fons, Swiss, ketika pendirinya Louis Brandt pada usia 23 tahun membuka comptoir d’etablissage, sub kontraktor kantor penjualan untuk pembuatan jam tangan.

Tahun 1880, karena pasokan lebih besar dari tenaga kerja, komunikasi dan energi, Louis Paul dan Cesar Brandt pindah ke sebuah pabrik kecil di kota Bienne/Biel.

Dia memperkenalkan kaliber pertama mereka seri-produksi, Labrador dan Gurzelen, pada tahun 1895 jam tangan mencapai presisi dalam waktu 30 detik per hari.

Empat tahun kemudian, Louis Brandt dan Fils menjadi produsen terbesar dari jam tangan di Swiss, dengan tingkat produksi 240.000 jam tangan yang diproduksi setiap tahun dan memperkerjakan 800 orang.

Tapi fakta ini tidak menghentikan eksklusivitas dari jam tangan yang mereka hasilkan. Contoh yang jelas adalah arloji The Minute-Repeating Wristwatch, yang dikembangkan pada tahun 1892 dalam kemitraan dengan Audemars Piguet, dan mungkin arloji pertama dari jenisnya.

Kaliber Omega terkenal menjadi pemain pasar yang brilian ketika diproduksi pada tahun 1894. Poin utamanya untuk salability berada di bagian yang mudah dipertukarkan, dan kesederhanaan kontruksi.Bankir perusahaan, Henri Rieckel, mengusulkan nama “Omega” untuk jam tangan baru.

Keberhasilan yang luar biasa  nama “Omega” menyebabkan hal itu diadopsi sebagai nama tunggal untuk semua jam tangan dari tahun 1903. Kedua bersaudara Brandt meninggal pada tahun 1903, menempatkan nasib perusahaan pada empat orang, yang tertua adalah Paul Emile Brandt.

Omega memulai debutnya dalam kontes olahraga internasional untuk Bennet Gordon. The British Royal Flying Corps memutuskan untuk memilih jam tangan Omega tahun 1917 sebagai pencatat waktu resmi mereka untuk unit tempurnya, seperti yang dilakukan tentara Amerika pada tahun 1918.

Omega adalah perusahaan pertama yang dipercaya dengan ketepatan waktu resmi dari semua disiplin ilmu di Los Angeles Games tahun 1932. Mulai dari olahraga scuba diving, Omega Seamaster garis diciptakan.

Salah satu prestasi yang paling penting Omega adalah rekor dunia akurasi yang diberikan observatorium Inggris Kew Teddington tahun 1936. Pada tahun 1952, Omega juga dianugrahi penghargaan Olimpiade untuk “layanan yang luar biasa bagi dunia olahraga”.

The Omega Speedmaster diciptakan pada tahun 1957.Setelah evaluasi yang ketat dan pengujian, NASA memutuskan untuk menggunakan Omega Speedmaster Professional Arloji Chronograph  pada tahun 1965 sebagai pencatat waktu resmi yang bersertifikat.

Tanggal 21 Juli 1969, astronot Neil Armstrong menjadi orang pertama yang menginjakkan kakinya di bulan. Saat itu Neil Armstrong menggunakan Omega Speedmaster Professional Chronographnya. Dengan adanya prestasi ini, Omega mendapat julukan Jam Bulan.

Pada bulan April 1970, Omega Speedmaster sukses dengan misi Apollo XIII dan Omega mendapatkan penghargaan Snoopy tertinggi yang diberikan NASA. Badan antariksa Rusia juga memilih Omega Speedmaster Chronograph untuk menemani astronot mereka.***

Komentar

Loading...