Rencana Ambil Alih Pengelolaan Blok B Pase 2020

Berharap Bukan “Harapan Palsu”

Berharap Bukan “Harapan Palsu”
Nova Iriansyah dan Irwandi Yusuf di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu (Foto: liputan6.com)
Rubrik

 

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Energi (PHE) North Sumatera B (NSB) mendapatkan hak perpanjangan sementara pengelolaan Blok B Pase selama satu tahun. Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, sesumbar mengambil alih. 

 MODUSACEH.CO | SEKETIKA tersentak dan seolah membangunkan rakyat Aceh dari “tidur panjang”. Dukungan politik pun kemudian mengalir. Salah satunya dari Asrizal Asnawi, anggota DPR Aceh Fraksi PAN Aceh.

"Kami apresiasi langkah Plt Gubernur Aceh yang sejalan dengan DPRA," kata Asrizal Asnawi, Sabtu, 9 November 2019 lalu di Banda Aceh.

Dukungan tadi bukan tanpa sebab. Ini terkait dengan “perjuangan” Pemerintah Aceh, untuk mengambil alih pengelolaan minyak dan gas (Migas) di Blok B Pase, Provinsi Aceh.

Nah, kandungan perut Bumi Serambi Mekah (ladang minyak dan gas bumi) di Aceh Utara itu, sebelumnya dikelola Exxon Mobil. Selanjutnya dikelola BUMN Pertamina Hulu Energi.

Namun, sejak 3 Oktober 2018 masa kontraknya habis dan pemerintah, khususnya Kementerian ESDM melanjutkan kontrak selama 45 hari kerja, sebelum diputuskan apakah kontrak PHE dilanjutkan atau tidak.

“Sesuai keputusan Pemerintah untuk 1 tahun kedepan NSB dikelola PHE,” kata Meidawati, Direktur Utama PHE kepada Dunia Energi, Jakarta, Senin, 18 November 2019. Ini berarti, PHE NSB berhak mengelola Blok B hingga 17 November 2020.

Pengelolaan Blok B sendiri sempat menemui banyak masalah. Misal, terjadi tarik ulur mengenai siapa yang berhak mengelola antara PHE atau oleh Badan Pengatur Migas Aceh (BPMA).

Kontrak Blok B sendiri telah habis masa berlakunya pada 3 April 2019. PHE dan BPMA sempat mengelola bersama blok ini, sebelum akhirnya pemerintah memberikan perpanjangan kontrak sementara beberapa kali kepada PHE.

Itu sebabnya, keinginan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk mengambil alih pengelolaan Blok B Pase menjadi tertunda.  Ibarat kata; sabar dulu, nanti dulu! Fakta justeru berkata lain.

Untuk  setahun ke depan, pengelolaan Blok B Pase masih di tangan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Energi (PHE). Semoga bukan “harapan palsu”. (selengkapnya baca Laporan Utama edisi cetak, Rabu, 3 Desember 2019).***

Komentar

Loading...