Tak Bertuan di Kuala Cangkoi

Bea Cukai Tangkap Kapal dan 3 Truk Bermuatan 12 Ton Bawang Ilegal

Bea Cukai Tangkap Kapal dan 3 Truk Bermuatan 12 Ton Bawang Ilegal
Bawang ilegal (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe I Jajaran Bea Cukai Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan 12 ton bawang merah ilegal yang diangkut dengan satu unit kapal dan 3 unit truk tak bertuan, Senin kemarin.

Kapal tersebut ditinggal bersandar di tepi Kuala Cangkoi Lapang, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara.

Menurut data yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. Setelah mendapat informasi adanya aktifitas bongkar muat bawang ilegal asal Thailand. Sekira pukul 03.00 WIB. Jajaran  personel Bea Cukai Lhokseumawe, melaksanakan pemantauan wilayah tersebut.

Memasuki pukul 05.00 WIB dini hari, personel Cukai Lhokseumawe menemukan tanda adanya aktifitas bongkar muat bawang ilegal tadi. Selanjutnya, berkoordinasi dengan personel Denpom IM/1 guna meminta bantuan pengamanan personel untuk melaksanakan penangkapan.

Lalu, delapan orang personel Bea Cukai Lhokseumawe yang dipimpin Kasi P2 (penindakan penyidikan) Niko H. Saputra, didampingi oleh 4 orang personel Denpom IM/1 berangkat menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Kuala Cangkoi.

Anehnya begitu tiba di TPI, tim gabungan (Bea Cukai dan Denpom IM/1) merasa heran karena setelah melakukan penyisiran tidak ditemukan adanya aktivitas bongkar muat.

Namun, tim gabungan menemukan satu unit Kapal/Boat KM. Fortuner GT. 45, Nomor 385/QQM, yang ditinggal pemiliknya sedang bersandar di TPI Kuala Cangkoi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas berhasil menemukan bawang merah ilegal dalam dek kapal. Barang bukti itu dibawa Ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe dengan menggunakan mobil Mitsubishi L300 Pickup, Nopol BL 8360 KU.

Sementara Boat/Kapal KM. Fortuner GT. 45, Nomor 385/QQM rencana akan di amankan di Pelabuhan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara,Aceh Utara. (menunggu air laut pasang).

Karena masih penasaran, pada pukul 08.00 WIB, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di daerah Kuala Cangkoi. Ternyata di halaman depan rumah Zulkifli (39) ditemukan 2 unit Truk Mitsubishi Canter, Nopol BL 8718 N dan Nopol BL 8680 N serta 1 unit Mitsubishi L300 Pic up Nopol BL 8231 KN, bermuatan bawang merah ilegal dengan jumlah keseluruhan lebih kurang 12 ton.

Semua barang bukti itu diparkir di halaman depan rumah dengan kondisi ditinggal pergi pemiliknya.

Berikutnya, satu unit Mitsubishi L300 Nopol BL 8231 KN dengan muatan bawang merah ilegal lebih kurang 2 ton, satu unit Truk Mitsubishi Canter 125 Ps, Nopol BL 8680 N dengan muatan bawang merah ilegal sebanyak lebih kurang 5 ton.

Terakhir 1 unit Truk Mitsubishi Canter 125 Ps, Nopol BL 8718 N berikut bawang merah ilegal sebanyak lebih kurang 5 ton.***

Komentar

Loading...