Bawa BBM, Khamaruddin Hilang di Sungai dan Belum Ditemukan

Bawa BBM, Khamaruddin Hilang di Sungai dan Belum Ditemukan
Tim SAR menelusuri Krueng (sungai) Woyla. (Foto: SAR Meulaboh) 
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Khamaruddin (35) warga Desa Manjeng, Kecamatan Pantecermen, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, diduga tenggelam di Pucuk Krueng (Sungai) Woyla. Akibatnya,  sampai Senin (31/5/2021) pagi belum ditemukan.

Saat itu, Khamaruddin mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan pelampung. Diduga, BBM tersebut untuk kebutuhan alat berat.

Namun, Kepala Kantor Sar Banda Aceh Budiono melalui Koordinator Pos Sar Meulaboh, Budi Darmawan belum bisa menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Termasuk apakah korban Khamaruddin sedang memindahkan BBM atau tidak.

"Kemarin kami mendapatkan info dari BPBD ada satu orang tenggelam. Kejadiannya korban mengtransfer BMM meulalui sungai untuk alat berat. Diduga dia terbawa arus saat menyeberangi sungai,” ujar Budi Darmawan, di kantor Sar Meulaboh, Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Senin.

Tim SAR menelusuri Krueng (sungai) Woyla. (Foto: SAR Meulaboh) 

Menurut Budi, saat kejadian rekan korban disebut-sebut sempat mencari korban di lokasi kejadian, tetapi belum ketemu.

Begitu juga tim Sar, setelah mendapatkan kabar sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (30/5) juga sudah juga berusaha mencari, namun hingga Minggu sore hasilnya masih nihil.

“Kita mencoba lakukan penyisiran dengan menggunakan boat masyarakat dari Posko sekitar 7 kilo meter lebih. Sampai sore hari hasilnya masih nihil,” jelas Budi.

Hari ini juga kembali diakukan pencarian. Bahkan berkaloborasi dengan Wanadri yang sedang melakukan Arung Jeram dari Aceh Tengah. Mereka sudah sampai ke Sungai Mas, Aceh Barat.

“Hari ini kita ada rencana juga berkolaborasi dengan tim dari Wanadri,” kata Budi.

Nah, sedangkan perkiraan jarak antara tempat kejadian korban Khamaruddin tenggelam dengan Ibukota Kecamatan Sungai Mas, dipekirakan mencapai 33 kilo meter.***

Komentar

Loading...