Sidang Paripurna Pembentukkan Pansus LKPJ 2019

Bardan Sahidi: Belum Ada Capaian Signifikan dari Turunan RPJM Pemerintah Irwandi-Nova

Bardan Sahidi: Belum Ada Capaian Signifikan dari Turunan RPJM Pemerintah Irwandi-Nova
Bardan Saidi, anggota DPR Aceh dari Fraksi PKS (Foto: Umar Hakim/MODUSACEH.CO)
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Umar Hakim (Reporter Banda Aceh)

Banda Aceh | Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2019.

Selain itu,  pembentukan Panitia Khusus Rancangan Qanun Aceh terkait Kawasan Tanpa Rokok serta Rencana Pembangunan Industri Aceh. Itu diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR Aceh, Selasa di Banda Aceh.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRA, H. Dahlan Jamaludin S.IP, didampinggi wakil pimpinan lainnya yaitu, Dalimi, Hendra Budian, dan Safaruddin, dihadiri Sekda Aceh, dr. Taqwallah, mewakili Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

"Pansus ini dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi terhadap kinerja Pemerintah Aceh tahun 2019, baik terkait kinerja pemerintahan umum, urusan wajib dan penunjang,” jelas Dahlan Jamaluddin.

Dahlan juga menjelaskan. “Nanti akan kita lihat apakah ada porsi yang sesuai dengan tantangan pembangunan yang dihadapi Aceh atau tidak dan penyesuaian dokumen serta target yang sudah diberikan dalam dokumen Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh Tahun 2017-2022," ujarnya usai sidang.

Anggota DPR Aceh dari Fraksi PKS Bardan Sahidi menilai. Belum ada pencapaian yang signifikan dari turunaan RPJM yang diselengarakan Pemerintah Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. “Kami tidak melihat adanya capaian target RPJM dari turunan visi dan misi yang ada. Padahal, sisa waktu tinggal 2 tahun lagi,” kritik Bardan Saidi.

 Sempat Molor

Sebelumnya, sidang paripurna ini sempat molor beberapa jam. Walau puluhan anggota DPR Aceh dari masing-masing fraksi sudah di ruang utama, Gedung Sekretariat DPRA, Jalan Tengku Daud Beureueh, Banda Aceh. Namun, hingga pukul 14.40 WIB, sidang belum dibuka pimpinan DPRA.

20200623-pansus

Foto: Umar Hakim/MODUSACEH.CO

Amatan Juli Saidi, wartawan media ini di Gedung DPR Aceh, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin (Ketua), Dalimi, Hendra Budian dan Safaruddin, baru memasuki ruang utama sekira pukul 14.47 WIB dan tiga menit kemudian sidang paripurna langsung dibuka.

Itu sebabnya, sidang molor hingga 50 menit dari jadwal yang ada. Karena sesuai undangan yang diperoleh media ini, sidang paripurna seharusnya dimulai pada pukul 14.00 WIB.***

Komentar

Loading...