Dibalik Penolakan Tes Kesehatan Kepala Daerah

Bagaimana Tes Kesehatan Dilakukan? (Bagian Dua)

Bagaimana Tes Kesehatan Dilakukan? (Bagian Dua)
foto: google.com-ilustrasi
KIP Aceh diwajibkan menginformasikan kepada parpol dan publik mengenai penilaian kesehatan bakal calon kepala daerah. Isinya, terkait tujuan penilaian kesehatan, prinsip dan protokol pemeriksaan kesehatan serta penyimpulan dan pelaporan. Karena itu, KIP Aceh meminta kepada setiap bakal calon untuk mempersiapkan data riwayat kesehatan hingga saat ini, jika ada. Tak hanya itu, KIP Aceh mengundang para bakal calon untuk mengikuti pemeriksaan dan menginformasikan, tempat dan waktu pemeriksaan kesehatan. Mempersiapkan diri sesuai dengan protokol serta para balon harus berpuasa selama dua belas jam sebelum pemeriksaan dan hanya diperkenankan minum air putih.
 
Bagi bakal calon perempuan agar sejak tujuh hari sebelum hari pemeriksaan pap-smear tidak berhubungan seksual, tidak memakai vaginal tablet dan atau memakai “jamu- jamuan vaginal” atau membilas daerah kewanitaan dengan sabun pembersih selama dua kali 24 jam. Pendamping  atau  pengantar  dari  pihak  balon hanya diperbolehkan berada di ruang tunggu lobby dan jumlahnya tidak lebih dari dua orang.
 
Para balon tiba di rumah sakit tempat pemeriksaan kesehatan sesuai dengan jadwal yang diatur oleh KIP Aceh dengan membawa surat pengantar dari KIP Aceh. Selanjutnya, bakal calon dipersilahkan masuk ke ruang tunggu dan kemudian dipersilahkan untuk mengganti pakaian di kamar ganti. Para balon tadi, selanjutnya akan didampingi oleh perawat dan tim pendamping dari KIP Aceh.
 
Di ruang tunggu, mereka menerima penjelasan tentang protokol pemeriksaan dari ketua tim pemeriksa atau salah satu anggota tim pemeriksa, menandatangani formulir persetujuan pemeriksaan kesehatan, menandatangani persetujuan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan disampaikan kepada KIP Aceh serta menyerahkan berkas data riwayat kesehatan termasuk obat yang sedang digunakan, jika ada.
 
Selanjutnya, para balon menjalani pemeriksaan USG abdominal (dalam keadaan lambung kosong dan kandung kemih penuh) dengan lebih dulu dipersilahkan membuah air kecil, sebagian ditampung untuk pemeriksaan laboratorium. Para bakal calon juga dipersilahkan minum larutan gula yang sudah disediakan. Khusus bagi bakal calon yang memiliki riwayat diabetes, larutan gula diganti dengan makanan yang kalorinya setara.
 
Terkait pemeriksaan kepribadian, dilakukan dengan menggunakan instrumen MMPI. Pengambilan sampel darah yang kedua dilakukan dua jam setelah minum larutan gula. Selanjutnya,  dipersilahkan masuk ke ruang makan untuk makan pagi. Baru kemudian, menjalani pemeriksaan kesehatan secara berurutan, masing-masing dilakukan oleh dokter pemeriksa. Lamanya pemeriksaan diperkirakan selama delapan jam, dengan jenis dan lama masing-masing pemeriksaan. Waktu istirahat makan siang dan sholat disesuaikan.
 
Setelah selesai para bakal calon dipersilahkan kembali ke ruang tunggu untuk berganti pakaian dan menerima surat keterangan telah selesai menjalani pemeriksaan kesehatan. Dan wajib diberitahukan jika ada kemungkinan pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan oleh tim penilaian kesehatan. Adakah semua itu dilakukan?***

Komentar

Loading...