Breaking News

Awas! Aplikasi Pengukur Saturasi Oksigen Bisa Curi Data Pribadi di HP

Awas! Aplikasi Pengukur Saturasi Oksigen Bisa Curi Data Pribadi di HP
Alat Oximeter. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Juanmonino)
Penulis
Rubrik
Sumber
detik.com

Jakarta | Beredar pesan viral di WhatsApp yang berisikan anjuran menginstal aplikasi pengukur saturasi oksigen dalam darah untuk menggantikan alat oximeter yang langka. Awas! aplikasi pengukur saturasi oksigen bisa curi data pribadi di HP.

Polisi Tamil Nadu, India mengeluarkan peringatan kepada warga bahwa aplikasi pengukur saturasi oksigen palsu dapat mencuri data pribadi atau biometrik dari ponsel mereka.

Setelah pengguna mengunduh aplikasi palsu yang mengklaim dapat menguji kadar oksigen darah menggunakan sensor sidik jari, aplikasi tersebut meminta izin untuk mengakses berbagai fitur ponsel. Aplikasi tersebut dapat memindai foto dan menyalahgunakan data untuk kegiatan penipuan.

Tak sampai di situ, aplikasi tersebut juga dapat membaca pesan kotak masuk, pesan peringatan bank, OTP, dan mencuri data rahasia pengguna lainnya.

Ditegaskan pihak kepolisian Tamil Nadu, sensor saturasi oksigen darah (SpO2) diperlukan untuk mengukur kadar oksigen darah secara akurat. Tapi kemampuan tersebut tidak ada di semua smartphone, demikian dilansir dari laman The Hindu Business Line.

Agar dapat merekam pembacaan SpO2, sebuah ponsel harus memasang hardware khusus berupa sensor. Jadi kalau hanya mengunduh aplikasi secara gratis tidak dapat membantu pengguna memantau kadar oksigen darah.

Saat ini tidak semua ponsel Android dilengkapi dengan sensor seperti itu, salah satu yang memiliki Samsung Galaxy Note 9. Sejumlah pengamat menyarankan untuk tidak mengandalkan aplikasi dalam memantau kadar oksigen darah.

Bila tidak memiliki oximeter, kamu dapat mengandalkan gelang atau jam tangan pintar yang saat ini dibekali sensor Sp02. Kemampuan perangkat tersebut dalam memantau kadar oksigen dalam darah dinilai akurat.***

Komentar

Loading...