Ashhabul Yamin Bakongan Gelar Halalbihalal, Ini Pesan Abati

Ashhabul Yamin Bakongan Gelar Halalbihalal, Ini Pesan Abati
Halalbihalal. FOto Ist.
Penulis
Rubrik

Aceh Selatan | Bersama dewan guru, puluhan alumni Pesantren Ashhabul Yamin, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis kemarin, mengadakan halalbihalal.

Kegiatan rutin tersebut dilaksanakan sebagai bentuk memperkuat silaturahmi antara alumni dan dewan guru.

Tgk Syahwizal Elsi didapuk sebagai ketua panitia pada acara setahun sekali itu. Dia menyampaikan, kegiatan tersebut dihadiri para alumni dari berbagai daerah di Aceh. Dan, dari berbagai latar belakang alumni pesantren yang saat ini berkiprah di seluruh Aceh.

Menurut Tgk Syahwizal, halalbihalal itu dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sesuai anjuran Pemerintah, seperti menjaga jarak dan penggunaan masker.

Bahkan, untuk menghindari kerumunan massa, pinitia membatasi jumlah alumni untuk hadir. "Kalau sebelumnya ratusan bahkan ribuan alumni, tetapi kali ini kita batasi karena wabah corona kita tidak bisa mengakomodir semua alumni untuk hadir,” ujar Tgk Syahwizal.

Itu sebabnya, Tgk Syahwizal sebagai ketua panita minta maaf karena tidak bisa mengakomodir semuanya untuk bisa berhadir. “Insya Allah niat baik para alumni tersebut mendapat doa dari guru-guru kita," katanya.

Tgk Nurdin Ahmad, dari Gampong Lhok Kulam, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, mewakili alumni menyampaikan, kehadiran alumni merupakan silaturahmi untuk memperkuat ikatan batin dengan pesantren Ashhabul Yamin dan dewan guru. Sekaligus memohon nasehat dari para dewan guru untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Mengingat alumni Ashhabul Yamin sangat beragam latar belakangnya, ada akademisi, pengusaha, politisi, pimpinan dayah, pejabat daerah dan lainnya. Jadi kami semua memohon arahan dan bimbingan untuk menjalankan amanah yang telah diberikan kepada kami ditempat masing-masing," ujar Nurdin Ahmad, yang baru terpilih sebagai Geuchik Gampong Lhok Kulam, Kecamatan Jeunieb, Bireuen.

Pimpinan Pesantren Ashhabul Yamin, Tgk H Baidhawi Adnan yang akrab disapa Abati dalam nasehatnya menyampaikan, ada alasan kenapa sambutan mewakili alumni diwakili Nurdin Ahmad. Menurut Abati karena pihak pesantren memberikan apresiasi dan perhatian yang besar kepada alumni yang memimpin gampong.

Tgk H Baidhawi Adnan/Foto Fb

"Karena gampong memiliki peran besar untuk menyebarkan dakwah kerena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Abati.

Karena itu lanjut Abati, pimpinan gampong harus menjadi garda utama untuk mendidik masyarakat sesuai ajaran-ajaran Islam. Bahkan pesan ulama Bakongan Aceh Selatan itu, pembangunan dan kemajuan suatu negeri, dimulai dari Gampong.

Abati juga mengaku, Pesantren Ashhabul Yamin sangat bangga dan bersyukur banyak alumni yang telah berkiprah diberbagai bidang di seantero negeri. "Kepada Tgk Nurdin Ahmad, atas nama Ahshabul Yamin kami ucapkan selamat dan sukses. Pimpinlah gampong saudara sebaik-baiknya, tuntunlah masyarakat untuk menyiarkan Islam,” pesan Abati.

Menurut ulama karismatik itu, jika alumni berbuat tidak sesuai aturan, nama Ashhabul Yamin akan ikut tercoreng. Bahkan, ijazah Ashhabul Yamin yang ada pada alumni (Tgk. Nurdin Ahmad) diminta bukan sekedar selembar kertas, bukan didapatkan asal-asalan, tetapi melalui proses ketat yang harus dilewati untuk mendapatkan ijazah.

“Di dalamnya ada nama besar Pesantren Ashhabul Yamin dan ini berlaku kepada semua alumni di mana pun. Jadi, gunakan ijazah tersebut sebaik-baiknya karena kami memberikannya secara resmi sesuai prosedur yang berlaku di dayah dan Insya Allah doa kami menyertai teungku-teungku semuanya," nasehat Abati yang diamini Syeikh H. Marhaban Adnan (Waled Marhaban) dan Tgk. H. M. Jabir Adnan.***

Komentar

Loading...