Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Anggota DPRK Puji Aminullah Rampungkan Pembebasan Jalan Malikul Saleh

Anggota DPRK Puji Aminullah Rampungkan Pembebasan Jalan Malikul Saleh
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman (Foto: Humas Pemko Banda Aceh)
Penulis
Sumber
Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Irwansyah memuji keberhasilan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam penyelesaian pembebasan Jalan Sultan Malikul Saleh di Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya.

Apresiasi tersebut disampaikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, di sela-sela peresmian tempat wudu Masjid Taqwa gampong setempat, Rabu 11 November 2020. “Setelah bertahun-tahun terbengkalai, pembebasan tiga persil lahan untuk pembangunan Jalan Sultan Malikul Saleh rampung di masa pemerintahan Amin-Zainal,” ujarnya.

“Jika sebelumnya warga tidak bersedia melepaskan tanah karena nilai ganti rugi rendah, maka di masa Pak Amin beliau menurunkan tim independen KJPP untuk menghitung kembali nilai ganti rugi yang sebenarnya sehingga akhirnya selesai.”

“Alhamdulillah masalah ini bisa selesai dan masyarakat tidak dirugikan. Dan ini merupakan sebuah prestasi yang sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” ujarnya lagi disambut aplaus hadirin.

Menurut Irwansyah, pada saat posisi pemko bisa membawa kasus mandeknya ganti rugi sisa lahan tersebut ke jalur pengadilan, wali kota tetap tidak memakai jalur itu. “Beliau tetap saja menyampaikan bahwa pendekatan humanis akan terus dilakukan. Dan 2020 menjadi bukti bahwa pendekatan humanis beliau berhasil dilakukan,” katanya.

Wali Kota Aminullah pun mengucap syukur dan terima kasih atas dukungan pihak terkait dalam merampungkan pembebasan tiga persil lahan untuk pembangunan jalan utama menuju Stadion Harapan Bangsa tersebut. Ketiga persil lahan itu merupakan milik Amiruddin, Razali, dan Nurasiah Rambe.

“Dengan pendekatan yang humanis, penuh kekeluargaan, dan secara intens kita lakukan, akhirnya para pemilik tanah luluh hatinya dan sudah mengikhlaskan tanah miliknya itu untuk diserahkan demi kepentingan publik,” kata Aminullah.

Menurut wali kota, mediasi dan pertemuan untuk mencari titik temu permasalahan tersebut berlangsung berulang kali. “Seingat saya sudah ada enam kali rapat dan mediasi. Namun, alhamdulillah, kini persoalan itu akhirnya tuntas dengan win-win solution,” katanya lagi.

Setelah pembebasan lahan dan perampungan sisa pengerjaan jalan, pihaknya kini tengah membangun sejumlah taman untuk memperindah Jalan Sultan Malikul Saleh, salah satunya di perempatan Lhong Raya. “Ini upaya kita agar Banda Aceh semakin indah dan asri, agar warga dan juga tamu atau wisatawan yang datang semakin betah di kota kita tercinta,” kata Aminullah.***

Komentar

Loading...