Ancang-ancang Golkar Merebut Kursi Aceh I dan II

Ancang-ancang Golkar Merebut Kursi Aceh I dan II
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Dipenghujung sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) X, Dewan Pimpinan Daerah ( DPD II) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Aceh Barat, Minggu (9/8/2020).

Ketua DPD II Partai Golkar setempat, Kamaruddin sempat terucap, para politisi Partai Golkar harus berani mencalonkan diri.

Baik untuk calon Gubernur, Wakil Gubernur dan calon Bupati serta Wakil Bupati pada Pilkada Aceh 2022 mendatang.

"Harus berani mencalonkan sebagai Gubernur, Wakil Gubernut, Bupati dan Wakil Bupati," ujar Kamaruddin yang juga Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Periode 2019-2024, dalam acara Musda X Golkar Aceh Barat.

Selain mendorong kader Golkar maju, Kamaruddin juga menceritakan selama 11 tahun pimpin DPD II Golkar Aceh Barat. Diakui Kamaruddin pada Pemilu Legislatif 2014 lalu, Golkar berhasil menempatkan 4 kadernya di kursi di DPRK Aceh Barat.

Jumlah yang sama, juga berhasil dipertahankan pada Pemilu 2019 lalu. Golkar mendapatkan posisi pimpinan DPRK Aceh Barat dengan jumlah 4 kursi dari 25 jumlah kursi di DPRK Aceh Barat.

Menurut Kamaruddin, dalam politik ada dua modal dasar. Pertama adalah silaturahmi dan kedua finansial. "Kalau itu ada, mampu dan dibicarakan," ujar Kamaruddin

Makanya, saat ia pimpin Golkar Aceh Barat, sering dia lakukan bersama istrinya, keluar rumah jam 8 pagi dan pulang  jam dua malam.

Gayung bersambut, Ketua DPD I Golkar Provinsi Aceh H. Teuku Muhammad Nurlif menyampaikan, sikap politik yang sama, dalam Musda X DPD II Golkar Aceh Barat, Minggu (9/8).

Menurut H.T. Muhammad Nurlif, Golkar harus mempersiapkan calon, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota di Aceh

"Mempersiapkan calon di provinsi dan dan kabupaten kota, itu harus," tegas H.T.M. Nurlif.

Nurlif berujar, agar kader jangan persimis. "Ini marwah berpartai, kita juga harus siap jadi kompetitor," kata Nurlif.

Dalam berpolitik jelas T.M Nurlif, bila berkompetitor, bukan berarti dengan partai lain tidak bersahabat.

Selain itu, dalam sambutan pembukaan Musda X DPD II Golkar Aceh Barat, menurut T.M. Nurlif, target hingga Oktober 2020 mendatang, merampungkan semua pengurus di tingkat kecamatan.

Kemudian, untuk pengurus ditingkat Desa (Gampong) sebut T.M.Nurlif akan dirampungkan pada tahun 2020 ini.

"Pengurus partai di desa, jumlah relatif, atau kita sepakati tujuh orang," ujarnya.

Sudah tentu, merampungkan personalia pengurus partai, tak lain strategi Golkar merebut hati masyarakat Aceh.

"Bagaimana merebut hati rakyat itu di desa," kata H.T. Muhammad Nurlif.***

Komentar

Loading...