Tak Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie

Ancaman Fraksi PA Pidie Terbukti

Ancaman Fraksi PA Pidie Terbukti
Sumber Foto: Fb Milah Yabmob/Halim Elbambi
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Mirna (Banda Aceh)

Sigli | Ancaman aksi boikot pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Pidie Periode 2017-2022, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhullah TM Daud, oleh Fraksi Partai Aceh DPRK Pidie terbukti alias bukan hanya sekedar omong kosong. Lihat saja,  saat pengambilan sumpah dan pelantikan Abusyik dan Fadhullah terlihat sejumlah kursi anggota DPRK Pidie kosong, terutama dari Partai Aceh dan Gerindra.

Informasi yang dihimpun MODUSACEH.CO menyebutkan dari 40 kursi wakil rakyat di daerah ini, ada 28 yang tidak menghadiri Sidang Rapat Paripurna tersebut. Rinciannya, dari Partai Aceh (23 anggota). Sisanya dari Partai Gerindra  dan satu kursi dari Partai NasDem. Termasuk mantan Bupati Pidie Sarjani Abdullah. Sementara anggota DPRK Pidie yang hadir 12 orang yaitu, Partai NasDem (4),  Golkar (3), Partai Demokrat (3) serta PKS dan PDA masing-masing satu  orang.

Begitupun, Sidang Rapat Paripurna pengambilan sumpah dan pelantikan Bupati Pidie terpilih Periode 2017-2022, Roni Ahmad dan Fadhullah TM.Daud, tetap dilakukan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, di Gedung DPRK Pidie, Senin (17/7/2017), yang dibuka Wakil I DPRK Pidie, Jamaluddin SP. Ikut hadir mantan Menteri Pertahanan GAM Zakaria Saman, mantan Gubernur Aceh, Sjamsuddin Mahmud, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, anggota DPR RI, M. Salim Fakhri, anggota DPRA Fraksi PA, Tgk Anwar Ramli serta sejumlah ulama dan masyarakat Pidie.

Sementara itu, masyarakat juga tampak antusias menjelang pelantikan. Ini terlihat dari ramainya masyarakat yang berdiri (berjejer) sepanjang jalan yang dilewati Abusyik beserta istri, menggunakan odong-odong dari rumahnya di Meunasah Puuk, Gampong Aree, menuju Kantor DPRK Pidie.***

 

 

Komentar

Loading...