21 Pimpinan Instansi Teken MoU Mal Pelayanan Publik dengan Wali Kota Banda Aceh

Aminullah: MPP Langkah Maju Pelayanan Publik Banda Aceh

Aminullah: MPP Langkah Maju Pelayanan Publik Banda Aceh
Penulis
Sumber
Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh | Ada 21 pimpinan lembaga, badan, dan instansi vertikal menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Wali Kota Banda Aceh,  Aminullah Usman.

Kesepakatan ini  mengenai penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP). dan 21 instansi tersebut bersepakat untuk memberikan layanan terpadu (one stop service) kepada masyarakat Banda Aceh.

Mulai dari pengurusan perizinan, dokumen kependudukan, SIM, SKCK, paspor, perpajakan, hingga pembayaran listrik dan telepon. Total ada 95 jenis layanan yang bisa didapat di MPP Banda Aceh.

Prosesi penanganan MoU digelar di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Kompleks Balai Kota Banda Aceh, Senin (21/10/2019). Hadir di sana, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Kepala BI Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis, dan Kepala OJK Aceh Aulia Fadly, dan sejumlah pejabat lainnya.

Wali Kota Aminullah mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan instansi yang telah berkomitmen untuk bergabung dalam MPP Banda Aceh. "Ini merupakan langkah maju pelayanan publik Banda Aceh. Ke depan kita harapkan semakin banyak lagi instansi yang bergabung."

Menurut Wali Kota, keberadaan MPP di Banda Aceh merupakan keempat di Sumatera setelah Padang, Pekanbaru, dan Batam. Tujuannya,  memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan publik terpadu pada satu tempat.

"Banda Aceh juga merupakan satu dari 14 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk KemenPAN/RB untuk pilot project MPP di Indonesia."

"Alhamdulillah hari ini kita sudah MoU dengan 21 lembaga, dan Insya Allah soft launching MPP Banda Aceh kita gelar dalam minggu kedua bulan depan. Sementara untuk peresmian kita pastikan jadwal Pak Menteri pada Desember 2019, akhir tahun ini," katanya.

Ia menambahkan, untuk lokasi MPP Banda Aceh pihaknya memanfaatkan lantai tiga Pasar Aceh Baru yang selama ini 'terbelengkalai'.

"Kita harapkan juga kehadiran MPP akan ikut mendongkrak kunjungan masyarakat ke Pasar Aceh Baru sehingga para pedagang juga terbantu," katanya seraya memastikan penambahan jam pelayanan di MPP Banda Aceh di banding pelayanan reguler.***

Komentar

Loading...