Kasus Pengeroyokkan Wartawan LKBN Antara

Akrim dan Rekan Bermalam di Hotel Prodeo Polres Aceh Barat

Akrim dan Rekan Bermalam di Hotel Prodeo Polres Aceh Barat

Meulaboh | Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat. Reskrim) Polres Aceh Barat resmi menetapkan Akrim dan T Herizal sebagai tersangka baru kasus pengeroyokan terhadap wartawan LKBN Antara, Teuku Dedi Iskandar yang terjadi pada 20 Januari 2020, di salah satu warung kopi di Kota Meulaboh.

Saat ini ada empat orang yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Umar Dani, Darmansyah, T Herizal dan Akrim. Mereka sudah mendekam alias bermalam di Hotel Peodeo, sel tahanan Mapolres Aceh Barat.

Wakapolres Aceh Barat, Kompol Zainuddin saat konferensi pers di Mapolres Aceh Barat mengatakan. Dua tersangka baru ditetapkan yakni Akrim dan T Herizal itu berdasarkan petunjuk P 19 dari kejaksaan dengan pertimbangan adanya kerjasama sebagai penggerak dalam terwujudnya terjadi tindak pidana tersebut.

“Ini merupakan petunjuk dari jaksa untuk melengkapi berkas, kalau sudah lengkap secepatnya akan kita kirim kembali ke kejaksaan,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Selain Akrim dan T Herizal, dua orang yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan juga ikut ditahan kembali setelah sebelumnya bebas karena penangguhan penahanan yakni Umar Dani dan Darmansyah.

“Ancaman hukumannya yakni pasal 170 KUHP. Isinya; barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Sementara, dua orang tersangka sebelumnya ditahan kembali karena alasan keamanan bagi mereka,” sebutnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus pengeroyokan wartawan LKBN Antara, T. Dedi Iskandar wilayah tugas Aceh Barat dan Nagan Raya adalah, hasil visum dari pihak rumah sakit, dua lembar kwitansi, rekaman CCTV di Warkop Elnino, satu lembar baju dan tas ransel.

Diberitakan sebelumnya, wartawan LKBN Antara T. Dedi Iskandar dikeroyok Akrim dan kawan-kawan ketika sedang mewawancarai Kepala Sub.Bagian Humas Polres Aceh Barat di Warung Kopi Elnino, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin 20 Januari 2020 sekira pukul 12.15 WIB.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban terpaksa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, hingga enam hari. Dedi juga ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Teuku Herizal yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan, atas dugaan telah mencekik dirinya pada peristiwa itu. Padahal saat itu Dedi hanya membela diri.***

Komentar

Loading...