Menatap Satu Tahun Pemerintahan Aminullah Usman-Zainal Abidin (bagian dua)

Akademisi Unsyiah Dr. Amri,  SE, MSi: Tata Ruang Kota Banda Aceh Masih Sangat Kumuh!

Akademisi Unsyiah Dr. Amri,  SE, MSi: Tata Ruang Kota Banda Aceh Masih Sangat Kumuh!
acehportal.com
Penulis
Rubrik

Dr. Amri,  SE, MSi berpendapat. Satu tahun Pemerintahan Aminullah Usman-Zainal Arifin, Pemerintahan Kota Banda Aceh memang menuju arah lebih baik. Namun, ada segudang masalah yang harus segera diselesaikan. Misal,  tata ruang Kota Banda Aceh sangat kumuh. Maklum, luas  kota sangat sempit. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga belum mengembirakan.  Begitu  penuturan Dr. Amri akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh pada media ini, Kamis pekan lalu.

Banda Aceh | Akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Dr. Amri,  SE, MSi berpendapat. Satu tahun Pemerintahan Aminullah Usman-Zainal Arifin, Pemerintahan Kota Banda Aceh memang menuju arah lebih baik. Namun, ada segudang masalah yang harus segera diselesaikan. Misal,  tata ruang Kota Banda Aceh sangat kumuh. Maklum, luas  kota sangat sempit. "Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga belum mengembirakan," kata Dr. Amri pada media ini, Kamis pekan lalu.

20180723-dr.-amri

Dr. Amri (foto: google.com)

Diakui Dr. Amri, pemerintahan Aminullah Usman dan Zainal Arifin sebagai Walikota dan Wakil Walikota, sudah menuju arah lebih baik. Dan banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai. Namun, perlu perbaikan yang terukur. Karena, Banda Aceh adalah miniatur Aceh. Selain Ibukota Banda Aceh juga sebagai Ibukota Provinsi Aceh.

Dr. Amri,  SE, MSi berpendapat. Satu tahun Pemerintahan Aminullah Usman-Zainal Arifin, Pemerintahan Kota Banda Aceh memang menuju arah lebih baik. Namun, ada segudang masalah yang harus segera diselesaikan. Misal,  tata ruang Kota Banda Aceh sangat kumuh. Maklum, luas  kota sangat sempit. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga belum mengembirakan.  Lantas, apa tantangan dan peluang Pemerintahan Amin-Zainal? Berikut penuturan Dr. Amri pada media ini, Kamis pekan lalu.

Diakui Dr. Amri, pemerintahan Aminullah Usman dan Zainal Arifin sebagai Walikota dan Wakil Walikota, sudah menuju arah lebih baik. Dan banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai. Namun, perlu perbaikan yang terukur. Karena, Banda Aceh adalah miniatur Aceh. Selain Ibukota Banda Aceh juga sebagai Ibukota Provinsi Aceh.

20180723-sampah-di-kota-banda-aceh

Masalahnya, Banda Aceh ini terlalu kecil. Jadi, apapun dibangun tetap semeraut. Jadi, kemacetan di Banda Aceh tidak bisa dihindari. Karena, Banda Aceh terlalu kecil. Disinilah perlu kepemimpinan yang tegas. "Saya melihat dari luar. Kepemimpinan Amin-Zainal punya modal kuat, yaitu tampak harmonis antara legislatif-eksekutif dan Forkopimda. Kalau ini bisa dipertahankan, bisa menjadi modal bagus untuk membangun. Namun, di sisi perlayanan saya melihat memang ada kekurangan. Misal, letak beberapa kantor provinsi sangat semeraut dan tampak kumuh. Keadaan seperti ini tidak ideal sebagai sebuah kota provinsi. Ini tidak berwibawa," kata Amri.

Seharusnya, ibukota provinsi ini harus berwibawa, sebagai miniaturnya Aceh. Ini harus ditata lebih bagus. Kalau tidak maka selamanya akan semeraut terus. Soal air bersih juga masih menjadi masalah. Ini menjadi tantangan Pemerintahan Amin–Zainal. Tentu banyak kendala, karena air itu datangnya dari Aceh Besar. Begitu juga sanitasi yang dibuang ke Aceh Besar.

Masalahnya, Banda Aceh ini terlalu kecil. Jadi, apapun dibangun tetap semeraut. Jadi, kemacetan di Banda Aceh tidak bisa dihindari. Karena, Banda Aceh terlalu kecil. disinilah perlu kepemimpinan yang tegas. "Saya melihat dari luar. Kepemimpinan Amin-Zainal punya modal kuat, yaitu tampak harmonis antara legislatif-eksekutif dan Forkopimda. Kalau ini bisa dipertahankan, bisa menjadi modal bagus untuk membangun".

Namun, di sisi perlayanan saya melihat memang ada kekurangan. Misal, letak beberapa kantor provinsi sangat semeraut dan tampak kumuh. Keadaan seperti ini tidak ideal sebagai sebuah kota provinsi. Ini tidak berwibawa. Seharusnya, ibukota provinsi ini harus berwibawa, sebagai miniaturnya Aceh. Ini harus ditata lebih bagus. Kalau tidak maka selamanya akan semeraut terus. Soal air bersih juga masih menjadi masalah. Ini menjadi tantangan Pemerintahan Amin–Zainal. Tentu banyak kendala, karena air itu datangnya dari Aceh Besar. Begitu juga sanitasi yang dibuang ke Aceh Besar. (selengkapnya baca edisi cetak, mulai beredar, Senin, 23 Juli 2018).***

Komentar

Loading...