Dibalik Aksi Teror Akrim

Aidil Melapor Kepada Komnas HAM Perwakilan Aceh

Aidil Melapor Kepada Komnas HAM Perwakilan Aceh
Pertamuan di Kantor Komnas HAM Perwakilan Aceh, Banda Aceh (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Aidil Firmansyah, wartawan Tabloid Berita MODUS Aceh dan Portal Berita MODUSACEH.CO, korban teror dan ancaman pembunuhan dari Akrim, Rabu pagi hingga siang, melapor dan membuat pengaduan kepada Komnas HAM RI Perwakilan Aceh di Banda Aceh.

Aidil didampinggi Pimpinan Redaksi Tabloid Berita MODUS Aceh dan Portal Berita MODUSACEH.CO, Muhammad Saleh, Ketua dan Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh Munir, Fadli dan Muchtaruddin Yacob. Termasuk Sekretaris dan Ketua Bidang Advokasi AJI Banda Aceh, Afifuddin serta Juli Amin.

Laporan tersebut diterima Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Aceh Sepriady Utama SH dan staf.

Kepada pimpinan dan staf lembaga itu, Aidil menceritakan kronologis kejadian. Sesekali, dia masih tampak takut dan trauma. “Sejujurnya, hingga saat ini saya masih belum stabil dan trauma. Takut berjumpa dengan orang,” ungkap Aidil, serius.

Seketika, raut wajah Aidil berubah, saat menjelaskan ancaman yang dia terima. “Saya tidak bisa memastikan senjata apa, yang pasti Akrim mengaku akan menghabisi saya,” kata Aidil dengan tatapan kosong.

20200108-komnas-ham2

Kepala Kantor Komnas HAM RI Perwakilan Aceh Sepriady Utama SH atau akrab disapa Asep, menyambut baik laporan tersebut.  Dia mengaku akan menindaklanjuti laporan ini, sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

Termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait yaitu, Polres Aceh Barat dan Polda Aceh. “Kita akan pantau terus kasus ini,” tegas Asep.

Terkait kondisi psikologis Aidil, dia mengaku akan berkoordinasi dengan lembaga perlindungan saksi dan korban. “Ini kasus serius. Karena itu Komnas Aceh akan memberi atensi penuh,” ujar Asep.

Sebelumnya, Aidil Firmansyah mendapat teror dan ancaman pembunuhan dari Akrim, Direktur PT Tuah Akfi Utama. Ini terkait berita yang dia tulis; Tak Bayar Kompensasi, Angkutan Tiang Pancang PLTU 3 dan 4 Dihadang Warga.

Saat ini, kasus tersebut sudah bergulir ke ranah hukum yaitu, Polres Aceh Barat. Baik Adil, Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO, Muhammad Saleh, IJTI Aceh dan AJI Banda Aceh, tetap membawa kasus pada proses hukum berikutnya.***

Komentar

Loading...