Breaking News

Libatkan Pejabat Lingkaran Jokowi, Ada Gerakan Rebut dan Ambil Alih Paksa PD

AHY: Kami Bersikap Tegas, Insha Allah Konsisten Gunakan Cara Damai dan Beradab

AHY: Kami Bersikap Tegas, Insha Allah Konsisten Gunakan Cara Damai dan Beradab
Temu Pers Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran (Foto: DPP PD)

Jakarta I Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan. Dalam upaya mempertahankan apa yang telah dimiliki, dirinya bersama jajaran DPP Partai Demokrat, tetap menempuh dan mengindahkan konstitusi serta undang-undang, pranata hukum serta ikhtiar politik, yang bertumpu pada nilai-nilai keadilan, moral dan etika.

“Tentu kami akan bersikap tegas. Namun, Insya Allah, Partai Demokrat akan tetap konsisten menggunakan cara-cara yang damai dan berkeadaban, bukan kekerasan dan kegaduhan sosial, yang mungkin saja akan mengganggu situasi nasional, yang tengah menghadapi tantangan pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi dewasa ini,” ucap AHY.

Penegasan itu disampaikan AHY dalam temu pers, Senin, 1 Februari 2021 siang di Taman Politik, Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta. Ini sejalan adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

“Menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo,” tegas AHY.

Karena itu pula sebut AHY, secara internal, Dewan Kehormatan dan Mahkamah Partai tengah bekerja melalui mekanisme dan proses yang diatur oleh konstitusi partai atau AD & ART, untuk menindaklanjuti laporan atas gerakan ini, sehingga segala sesuatunya dapat dipertanggungjawabkan.

“Bersamaan dengan itu, kami juga telah mengonsolidasikan partai kami yang tengah menghadapi ancaman serius ini.  Kami sungguh bersyukur karena hakikatnya semua pemimpin dan kader Demokrat menolak dengan tegas; segala niat, upaya dan gerakan untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah,” papar AHY.

Selain itu. “Saya telah menerima surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad, dari seluruh pimpinan di tingkat daerah dan cabang di seluruh Indonesia, untuk tunduk dan patuh kepada Partai Demokrat dan kepemimpinan hasil Kongres V Partai Demokrat yang sah,” ungkap AHY kembali.

Diakui AHY, jajarannya dari seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia. Baru saja, bersama para Ketua DPD, melakukan Rapat Pimpinan atau Commander’s Call secara khusus untuk menyikapi perkembangan situasi terkini.

20210201-ahy4

Foto: DPP PD

“Pada kesempatan itu, ada tiga hal pokok yang telah kami bahas dan  diskusikan bersama untuk mencari solusi yang terbaik,” jelas AHY, didampinggi Teuku Riefky Harsya (Sekretaris Jenderal Partai Demokrat). Hinca Pandjaitan (Ketua Dewan Kehormatan) dan Mayor Jenderal TNI (Purn.) Nachrowi Ramli (Ketua Mahkamah Partai). Selain itu, disaksikan para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di 34 provinsi secara virtual.

“Insha Allah, gerakan ini dapat ditumpas oleh kesetiaan dan kebulatan tekad seluruh pimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah dan cabang, serta para kader Demokrat lainnya di berbagai wilayah,” ucap AHY semangat.

Itu sebabnya, AHY memberi apresiasi kepada para pelapor, baik pimpinan daerah dan cabang, maupun para kader lainnya.

“Atas nama pimpinan Partai Demokrat, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kepada seluruh kader Demokrat, saya menginstruksikan untuk merapatkan barisan, dan tetap mempertahankan soliditas yang telah terbangun ini, serta terus bersatu, dan senantiasa memperjuangkan harapan rakyat Indonesia. Kita jangan gentar menghadapi ujian dan tantangan ini, karena meski Demokrat diganggu, justru akan membuat Demokrat semakin kuat,” tegas AHY.

AHY haqqul yakin. “Sejarah mengatakan, tidak ada partai yang kuat, tanpa cobaan yang berat. “Kapal yang kokoh tidak akan hancur diterjang ombak; nahkoda yang tangguh, tidak lahir dari lautan yang tenang,” katanya memberi semangat kepada para kader di seluruh Indonesia.***

Komentar

Loading...