Jaga Keseimbangan Neraca Keuangan

Adnan Ganto: Bank Syariah Perlu Hati-hati!

Adnan Ganto: Bank Syariah Perlu Hati-hati!
Adnan Ganto. Photo Sumberpost.
Banda Aceh | Dewan Komisaris Morgan Bank Ltd Zurich-Swis yang juga Penasehat Menteri Pertahanan RI Bidang Ekonomi, Adnan Ganto mengatakan,  perlu kehati-hatian bagi Bank Syariah dalam menjaga keseimbangan neraca keuangan. Salah satunya, manajemen bank perlu merancang skenario terburuk jika terjadi goncangan ekonomi. Karena persoalannya, Bank Syariah tidak bisa menyelamatkan diri dengan bermain di pasar uang atau melakukan transaksi derivatif seperti bank-bank konvensional. “Maka neraca keuangan harus dijaga dengan baik keseimbangannya,” ujar Adnan yang juga tim konversi dari Pemerintah Aceh. Pernyatan itu disampaikan Adnan dalam sambutannya pada acara Grand Lounching Bank Aceh Syariah di Anjongan Mon Mata, Banda Aceh. Senin (03/9/2016).

Menurut Adnan, pada 2020 nanti Indonesia akan memasuki kegiatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di sektor perbankan. Karena itu dunia perbankan nasional termasuk Bank Aceh Syariah harus sejak dini mempersiapkan diri dalam mengahadapi persaingan ketat dengan negara-negara ASEAN lainnya.  Maka tahun 2016-2017 adalah tahun memenangkan The Global Competitivenesss Report 2016, sementara daya saing Indonesia saat ini masih menduduki peringkat 41 dari 138 negara yang disurvey.

Adanan mengatakan, semua pihak patut berbangga dengan telah dikonversikannya Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah secara utuh. Bank Aceh Syariah telah menjadi pioneer Bank Pembangunan Daerah dari 34 Provinsi di Indonesia. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik tim konversi Pemerintah Aceh, tim internal Bank Aceh, Adiwarman Karim Consulting, DPR Acehyang telah bekerja keras untuk terlaksankannya konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh syariah tepat pada waktunya,” ujar Adnan. Begitupun Adnan mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerja sama yang baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.***

Komentar

Loading...