Sejarawan Aceh, Rusdi Sufi

Ada Ulee Balang Ikut PK I (Bagian Kesembilan)

Ada Ulee Balang Ikut PK I (Bagian Kesembilan)
Penulis
Rubrik

Saat PKI bergerak di Aceh, Rusdi Sufi memang tidak di Kutaraja. Tapi, meskipun tidak menjabat pada posisi strategis, ia aktif sebagai aktivis KAMI di Jogjakarta. Itu sebabnya, saat dosen Unsyiah itu pulang kampung--Aceh Besar tahun 1965, dia disambut hangat keluarganya--tampung tawar adat Aceh. Maklum, saat PKI merajalela di Jakarta, sempat tersebar informasi mahasiswa di Jawa ikut dibunuh. Asrama Putri Cut Nyak Dhien, kabar yang diterima masyarakat Aceh, sudah diobrak-abrik PKI. Makanya, isu PKI di Aceh semakin panas. Lantas, apa saja penjelasan sejarawan Aceh Rusdi Sufi yang pernah mengeluarkan buku tentang PKI di Aceh ini? Berikut penuturannya pada Juli Saidi dari MODUS ACEH, di rumahnya, Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis, 26 Mei 2016.

***

Anda sudah banyak mengarang buku tentang sejarah PKI di Aceh. Bisa dijelaskan asal muasalnya?

Awal PKI tidak terlepas dari masa pemerintah Kolonial Belanda. Masuk PKI ke Indonesia dibawa oleh tokoh Belanda, namanya Snoklir. Itu sekitar awal tahun 1920. Kemudian, berkembang di Jawa, terutama di kalangan buruh. Malah tahun 1926, terjadi pemberontakan di Semarang. Kemudian, muncul organisasi Serikat Islam (SI) karena sulit mengontrol massa, jadi masuk oknum-oknum PKI dan membuat SI terpecah belah. Ada SI putih pimpinan Agus Salim, SI Merah pimpinan Sumaun dan Sudarsono. Waktu itu, PKI dianggap organisasi pergerakan nasional karena melawan Belanda, tetapi mereka punya misi sendiri.

Bagaimana PKI di Aceh?

PKI masuk ke Aceh sekitar tahun 1930-an bersama dengan berkembangnya sistem modern yaitu perkebunan, pertambangan dan kereta api. Jadi, tempat-tempat sektor kerja yang modern oleh Belanda, di situ basis PKI. Belanda tidak senang dengan PKI karena mereka ekstrem sekali.

Siapa saja tokoh PKI di Aceh?

Tokoh pertamanya adalah Nazarudin, Minggu, Karim MS di Langsa. PKI di Aceh banyak di Langsa. Karena sudah ada SI, jadi mereka juga masuk ke SI Merah. SI merah itu paling ramai di Samalanga.

Adakah perlawanan secara hukum saat itu?

Sekitar tahun 1963, seorang tokoh PKI Aceh Thaib Adamy diadili karena dianggap berbahaya oleh pemerintah, menghasut rakyat. Thaib Adamy mengkritik pemerintah. Maka, Thaib Adamy sempat ditahan selama dua tahun. Thaib Adamy ini memang tokoh PKI.

Saat diadili, apakah ramai yang datang?

Waktu diadili cukup ramai yang turun. Ada yang pro PKI, karena mereka memang membela rakyat kecil, jadi rakyat simpatik. Begitu selesai dipenjara dua tahun sekitar tahun 1965, penyambutannya cukup meriah. Di situlah awal malapetaka dari PKI, pemimpin Aceh waktu Muhammad Yasin.

Siapa Thaib Adamy itu?

Thaib Adamy itu anggota DPR Aceh (Dulu DPRD-GR) dari PKI. Terjadilah gerakan rakyat di tiap daerah dan mereka memakai algojo-algojo. Yang terkenal, saya teringat namanya Rani Plang.

Bagaimana ceritanya sehingga masyarakat Aceh ikut PKI?

Masyarakat Aceh umumnya tidak mengerti. Tetapi, karena dilihat membela rakyat kecil, maka mereka simpatik. Yang lucunya, anak-anak tokoh Aceh, misalnya ulee balang ada juga yang ikut PKI karena tidak tahu.

Untuk Aceh, daerah mana saja basis PKI saat itu?

Di Aceh Timur sangat banyak, misalnya Karim MS, pemikirannya hebat sekali. Tetap,i kebanyakan orang pendatang. Orang Aceh asli ada tetapi terpengaruh, kemudian jadi PKI. Organisasi ini impor dari luar Aceh yaitu Jawa, Sumatra Barat. Jadi, hampir setiap daerah ada PKI.

Seberapa banyak sayap PKI kala itu?

Underbow-nya banyak. Kalau budaya itu Lekra, kalau sarjana ada HSI, mahasiswa CBNI. Perempuan Gerwani, kemudian Petani ada BTI. Jadi, banyak underbow PKI.

Basis PKI itu di kalangan masyarakat mana saja?

Anggota PKI yang bekerja di kereta api, namanya Aceh Tram. Jadi, di bawah PKI, ada Underbow-nya, yaitu BTI (Barisan Tani Indonesia) dipelesatkan menjadi Barisan Tani Islam, orang Aceh masuk. Petani-petani mendapatkan cangkul dan lainnya, mereka akhirnya menjadi korban. Karena memang basis mereka petani dan nelayan, semakin melarat rakyat, semakin ramai mereka. Istilahnya Proletar. Jadi, komunis menghalalkan segala cara.

Untuk saat ini, apakah masih ada keturunan PKI di Aceh?

Kalau saya tidak salah masih ada keturunannya, cuma ada ketentuan waktu itu tes pegawai harus ada surat bebas PKI. Terkadang, anaknya tidak dikasih. Kemudian, itu dihapus dan sudah bisa semua. Jadi, anak-anaknya tidak berpengaruh, kecuali aktivis-aktivis. Saya kira di Aceh tidak akan muncul kembali karena fanatik agama, kecuali di Jawa, karena PKI tumbuh di daerah yang miskin.

Bagaimana ceritanya sehingga PKI bisa diberantas di Aceh?

Di Aceh, waktu itu juga bergerak, Panglima Kodam I/IM Brigjen TNI Ishak Djuarsa merangkap sebagai Panglima Komando Daerah Militer Aceh (KDMA). Ada ulama yang mengeluarkan fatwa untuk memerangi PKI. Ketua MUI Aceh Tgk. H.Abdullah Ujung Rimba, asal Pidie saat itu. PKI itu  tidak ada agama, maka di Aceh ditolak ditambah lagi Kodam juga mendukung pemberantasan PKI.

Apakah hanya pemerintah militer saja yang memberantas PKI di Aceh?

Di Darussalam, mahasiswa marah sekali kepada PKI. Waktu itu, PKI minta membubarkan HMI. Waktu itu tahun 1965, muncul gerakan anti PKI dari mahasiswa yang dikenal dengan Trikora. Saya teringat harga saat itu harga seribu diturunkan menjadi lima ribu.

Di mana peran KAMI dan KAPI dalam memberantas PKI di Aceh?

KAMI dan KAPI turun ke jalan untuk demonstrasi. Ketua Presidiumnya Fosma Batubara di Jakarta. Di Aceh, ada Zainuddin Hamid (Let Bugeh), Ali Basyah Hamid, Mansur Amin. Jadi, mereka itu aktivis mahasiswa yang menuntut bubarkan PKI. Mahasiswa saat itu didukung RPKAD (Kapussus—saat ini) sedangkan PKI lebih dekat dengan Angkatan Udara. Tetapi, sebelum muncul Daud Beureueh, sudah ada tanda-tanda. Jadi, ada aksi sepihak yang dilakukan PKI. Keluarga ulee balang beberapa daerah sempat terlibat karena tidak tahu.

Lantas, apa hukuman terhadap PKI saat itu?

Mereka dibunuh. Orang-orang yang tidak senang dijemput dan dituduh PKI. Jadi, banyak korban, belum tentu juga PKI. Saya teringat Kepala (Desa) Kampung Baru, Ikhsan Seregar itu Islam. Dia dituduh PKI. Makanya, semua yang terafilisasi dengan PKI dihukum. Pemerintah waktu itu ajaran dan paham komunisme dan marxisme.***

Komentar

Loading...