Kasus Pengadaan Sapi UPTD IBI Saree

Ada Indikasi Pokja Arahkan Untuk Satu Penyedia

Ada Indikasi Pokja Arahkan Untuk Satu Penyedia
Dir.Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta SH (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)

Banda Aceh I Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh, hingga kini terus mendalami kasus proses tender atau pengadaan ternak sapi untuk UPTD IBI Saree di bawah Dinas Peternakan Aceh.

Penegasan ini disampaikan Dir.Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta SH kepada media ini, Rabu di Banda Aceh.

“Alhamdulillah sudah banyak kemajuan. Satu minggu lalu tim lidik ke Bekasi, Jawa Barat. Hasilnya,  sapi itu berasal dari pedagang sapi bukan dari hasil peternakan sapi,” ungkap Margiyanta.

Dia menyebut, pihaknya serius mengungkap kasus ini sampai tuntas. Sebab, negara telah menyiapkan dana untuk kepentingan rakyat. Namun, terindikasi telah menyimpang.

Sementara itu, sumber media ini di Dinas Peternakan Aceh menyebut.  Ada dugaan proses lelang sudah diarahkan oleh kelompok kerja (Pokja) sejak awal agar memenangkan satu perusahaan penyedia barang jasa dan barang.

Selain itu, muncul indikasi bahwa pengadaan sapi yang disebut-sebut jenis sapi Bali itu, ternyata tidak sesuai dengan rencana pengadaan.

Sekedar mengulang. Pengadaan sapi dan pakan ternak itu dilakukan pada akhir Desember 2017 dengan anggaran cukup besar. Program ini terus berlanjut hingga tahun 2019 hingga 2020. Tujuannya,  agar ternak sapi tersebut berkembang. Faktanya,  tak sesuai harapan dan anggaran yang telah dihabiskan.

Itu sebabnya, penyidik telah memeriksa dan meminta keterangan pada sejumlah saksi dan para pekerja di UPTD IBI Saree, Kabupaten Aceh Besar.***

Komentar

Loading...