Sisi Lain Kejurnas KU XV FPTI Banda Aceh, 18-25 November 2021

Aceh Ternyata Nyaman dan Damai, Mie Aceh dan Kuah Beulanggong Jadi Idola

Aceh Ternyata Nyaman dan Damai, Mie Aceh dan Kuah Beulanggong Jadi Idola
Akbar beserta atlet Kontingen Provinsi Sulawesi Tengah. (Foto: dok. MODUSACEH.CO)
Penulis
Sumber
Laporan Huwaidi Johan

Banda Aceh | Setelah satu pekan, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok Umur (KU) XV, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tanggal 18-25 November  2021 di Venue Wall Climbing FPTI Aceh, Stadion Lhong Raya Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis kemarin berakhir.

Acara tersebut ditutup H. Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), Ketua Harian Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Aceh. Abu Razak menyebut, kesuksesan penyelenggaraan Kejurnas tahun ini, bukan hanya menjadi kebanggan bagi panitia pelaksana, tapi juga KONI Aceh. 

Selain itu, ada cerita menarik dari atlet dan manager, berbagai kontingen provinsi peserta Kejurnas KU XV FPTI 2021. 

Himalaya misalnya, salah satu atlet Kontingen Provinsi Bali mengaku, Kejurnas di Aceh ini seru karena bisa berjumpa dengan orang-orang baru. “Saya senang bisa mengikuti Kejurnas di Aceh, karena bisa punya banyak teman,” ucap Himalaya, Kamis kemarin, usai penutupan.

Himalaya atlet Kontingen Provinsi Bali. (Foto: dok. MODUSACEH.CO)

Dia juga mengaku, di Aceh nyaman dan damai, selain itu dia juga sudah mencicipi makanan Aceh seperti mie Aceh, nasi goreng dan lalapan khas Aceh. Dia dan rekan-rekan atlet lainnya juga sudah berkunjung ke Pantai Ulee Lheu dan PLTD Apung.

Hal yang sama juga dirasakan Akbar, salah satu Official Tim Kontingen Provinsi Sulawesi Tengah, dia menyebut bahwa Aceh sangat aman untuk dikunjungi.

“Kesan selama ini pemberitaan bahwa Aceh itu kurang aman dan kondusif, ternyata sama sekali tidak benar. Aceh sangat aman dan damai untuk dikunjungi, kemarin malam kami sempat jalan-jalan ke Mall Matahari dan daerah sekelilingnya,” jelas Akbar.

Manager Tim Kontingen Provinsi Jawa Timur, Nurcahyono mengatakan, sambutan masyarakat Aceh baik sekali, tuan rumah juga memperlakukan Kontingen Provinsi Jawa Timur dengan sangat baik. 

“Pengprov FPTI Aceh dan panitia pelaksana Kejurnas menyediakan apapun yang kita butuhkan, jadi tuan rumah is oke!” ujar Nurcahyono atau yang akrab disapa Pengki.

Dia juga menambahkan, Aceh tetap aman untuk dikunjungi karena Aceh daerah yang  damai dan tidak sama seperti yang diberitakan media.

Peserta Kejurnas makan bersama. (Foto: dok. MODUSACEH.CO)

“Kemarin atlet-atlet kita sudah mencicipi Mie Aceh, Kuah Beulangong sajian dari tuan rumah. Kita juga sudah ajak mereka berkeliling ke Mesjid Raya Baiturrahman, Musem PLTD Apung, Musem Tsunami dan terakhir kami ke Pantai Lhoknga,” ucap Nurcahyono.

Nur Khalisah atlet Kontingen Provinsi DKI Jakarta kepada MODUSACEH.CO mengaku, Aceh merupakan daerah yang tenteram dan nyaman.

“Di Aceh tenteram banget, orang-orangnya seru dan baik semua. Di sini penduduknya taat-taat semua, kalau sudah azan semua aktifitas berhenti dan shalat tepat waktu,” tutup Nur Khalisah.***

Komentar

Loading...