Breaking News

Aceh Barat Terima Hibah Tanah Eks BRR Rp1,3 Miliar, Ini Rencana Ramli MS

Aceh Barat Terima Hibah Tanah Eks BRR Rp1,3 Miliar, Ini Rencana Ramli MS
Bupati Ramli MS terima hibah lahan eks BRR (Foto: Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Aceh Barat)
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Pemerintah Aceh Barat, Selasa (17/11/2020) menerima hibah tanah aset eks Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias. 

Penyerahan aset lahan seluas 149.458 m2 atau senilai Rp1.318.291.698 tersebut berasal dari pemerintah pusat, diwakili Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Syuriah HG. 

Penandatanganan berita acara serah terima (BAST) tanah tersebut berlangsung di ruang rapat Bupati Aceh Barat Ramli MS. Turut hadir Sekda Aceh Barat Marhaban, SE, Asisten 1 Mirsal, S. Sos, MSP, Asisten III Edy Djuanda, M. Si, Kepala Dinas Pertanahan Drs. M. Husein, Kepala BPKD Jani Janan, SE, Kepala Dinas Kesehatan Syarifah Junaidah, Kabag Hukum Mawardi, SH,  serta jajaran  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh.

Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS  berterimakasih kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang sangat serius dan cepat menanggapi surat permohonan darinya, agar aset tanah eks BRR NAD-Nias di Aceh Barat dapat dihibahkan kepada Pemkab Aceh Barat.

Lebih lanjut Bupati H. Ramli MS  mengaku, pasca konflik dan tsunami, banyak aset daerah dan aset eks BRR NAD-Nias yang tidak terdata di Aceh Barat.

Itu sebabnya, ia mengaku perlu membentuk tim independen untuk mendata aset-aset yang tidak terdata tadi.

“Banyak aset-aset daerah dan aset eks BRR NAD yang tidak terdata di Aceh Barat, malah  masyarakat yang memberitahu kepada kami lokasinya, termasuk tanah, ” ungkapnya.

Untuk itu Bupati H. Ramli. MS berharap, perlu adanya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)  di Aceh Barat untuk memaksimalkan pengelolaan aset-aset negara untuk wilayah Barat Selatan Aceh.

Ramli MS juga mengaku lokasi tanah yang telah di hibah tersebut, direncanakan pembangunan rumah sakit (Puskesmas) regional untuk wilayah  Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat. 

Menurut Ramli MS, kawasan batasan Aceh Jaya dengan Aceh Barat tingkat angka kecelakaan tinggi. Karena itu, terbangunnya rumah sakit nantinya, bisa membantu masyarakat. 

Selain itu, Bupati Aceh Barat mengaku setiap tahun mengirim 17 dokter  spesialis yang dibiayai (beasiswa) dari Pemerintah Aceh Barat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Syukriah HG  mengatakan. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) merupakan unit Eselon 1 di bawah Kementerian Keuangan, yang mengelola aset negara, piutang negara, penilaian, lelang, investasi dan kekayaan negara, termasuk aset eks BRR NAD.

“Kita ingin aset eks BRR NAD-Nias ini dapat dimanfaatkan masyarakat Aceh, kalau ada permintaan hibah aset eks BRR akan segera kita proses, apabila sudah lengkap persyaratannya” katanya.***

Komentar

Loading...