Breaking News

Rapat Konsolidasi Anggota DPRA Partai Aceh

Abu Razak: Belajar dari Pengalaman, Perkuat Peran dan Komitmen Untuk Rakyat

Abu Razak: Belajar dari Pengalaman, Perkuat Peran dan Komitmen Untuk Rakyat
Rapat DPA PA dengan 18 Anggota DPR Aceh Hasil Pileg 17 April 2019 (Foto: MODUSACEH.CO)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Ada 16 dari 18 anggota DPR Aceh dari Partai Aceh (PA), hasil Pileg 17 April 2019, berkumpul di Kantor Dewan Pimpinan Aceh (DPA), Partai Aceh (PA) di Batoh, Kota Banda Aceh, Senin, 16 September 2019.

Pertemuan bertajuk; konsolidasi ini, dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Aceh, H. Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), didampinggi sejumlah pengurus lainnya. Termasuk Juru Bicara (Jubir) PA, H. Muhammad Saleh.

“Awalnya, pertemuan ini juga akan dihadiri langsung Ketua Umum, H. Muzakir Manaf (Mualem). Karena ada kegiatan lain yang mendesak, Mualem mengirim salam dan minta maaf tidak bisa hadir dan minta pertemuan ini tetap dilanjutkan,” kata Abu Razak, menjelaskan.

Menurut dia, dua anggota lainnya yaitu, M. Dahlan serta Iskandar Al-Faraky berhalangan ikut karena sedang berada di luar negeri. “Keduanya sedang dinas dan kunjungan kerja ke Timor Leste,” jelas Abu Razak.

Jubir PA, H. Muhammad Saleh kepada media ini menjelaskan. Pada pertemuan itu, Abu Razak minta kepada 18 anggota DPR Aceh dari Partai Aceh, untuk belajar pada pengalaman masa lalu, kemudian mengagas dan memperkuat peran serta komitmen kepada rakyat di masa datang.

Terutama program pembangunan dan pemberdayaan yang menyentuh langsung untuk rakyat. Termasuk mantan kombatan GAM serta putri-putri maupun keluarga pejuang (syuhada) yang telah syahid dalam perjuangan  sebelumnya.

Sebab, sebagai partai politik pemegang kursi mayoritas di parlemen Aceh, harapan rakyat sangat besar kepada Partai Aceh.

“Walau perolehan kursi kita berkurang, tapi rakyat Aceh masih percaya kepada PA sehingga sampai saat ini, kita masih memperoleh mandat. Karena itu, kita tidak boleh mensakiti dan melukai hati rakyat,” himbau Abu Razak.

Selain itu, menuntaskan sejumlah agenda penting seperti, poin-poin MoU Helsinki dan UUPA yang masih belum seluruhnya terlaksana di Aceh. Sebab, hanya 6 sektor yang tidak bisa dimiliki Aceh. Selebihnya, menjadi kewenangan Aceh untuk mengaturnya.

20190916-pa2

“Abu berpesan, ini tugas wajib dan utama, sebab kelahiran PA buah dari MoU Helsinki, yang disertai darah, nyawa dan air mata rakyat Aceh, khususnya para syuhada yang telah syahid,” ungkap H. Muhammad Saleh, selaras pesan dari Abu Razak.

Nah, untuk melaksanakan semua itu, Abu Razak menegaskan perlunya koordinasi, komunikasi dan singkronisasi antara tugas anggota DPR Aceh dengan visi dan misi Partai Aceh.

“Karena itu, Abu meminta apapun kebijakan di parlemen Aceh, tetap harus dikoordinasikan dengan pimpinan partai, sehingga terjadi singkronisasi. Bukan sebaliknya, berjalan secara personal,” tegas Abu Razak, serius.

Tak hanya itu, Abu juga menegaskan, secara periodik anggota DPRA dari PA, wajib menghadiri pertemuan berkala di partai.

Ini dimaksudkan untuk saling sharing berbagai kebijakan dan persoalan maupun dinamika yang muncul di parlemen Aceh serta dalam masyarakat dan pemerintahan.

“Di partailah, semua masalah kita pecahkan bersama dan cari solusi. Karena itu, setiap bulan atau tiga bulan sekali, anggota dewan dari PA, wajib membawa berbagai persoalan dan kebijakan yang akan diambil, untuk kemudian disepakati bersama," jelas dia.

“Kita punya kader dengan sumber daya manusia (SDM) yang kuat dan bagus. Tinggal bagaimana kita berdayakan mereka semua. Ada mantan Bupati dan anggota DPR Aceh,” sebut Abu Razak.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah anggota DPR Aceh Periode 2014-2019 yang sebentar lagi akan berakhir. Salah satunya, Dr. Mariati. Termasuk, mantan Bupati Abdya Jufri Hasanuddin, yang  juga Pengurus Harian DPA Partai Aceh.

“Pertamuan selama empat jam itu, berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Selain dari unsur DPA PA, para anggota DPR Aceh dari PA yang terpilih, juga memberikan berbagai masukan, terkait dengan tugas mereka nantinya,” jelas Jubir PA, H. Muhammad Saleh.***

Komentar

Loading...