Breaking News

150 Petugas DLHK Sisir Sampah dan Limbah Sepanjang Bibir Pantai Ujung Blang

150 Petugas DLHK Sisir Sampah dan Limbah Sepanjang Bibir Pantai Ujung Blang
Petugas DLHK Lhokseumawe dan sejumlah LSM lakukan gotong-royong membersihkan Pantai Ujung Blang. (Foto: Ist)

Lhokseumawe | Untuk mencegah kerusakan lingkungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Lhokseumawe Dedi Irfansyah mengerahkan sebanyak 150 petugas kebersihan untuk menyisir sampah dan limbah di sepanjang bibir Pantai Ujung Blang Kecamatan Banda Sakti, Jumat (12/11/2021).

Pada kegiatan itu, petugas kebersihan DLHK itu turut serta didukung oleh sejumlah LSM dan pegiat lingkungan hidup untuk membantu bergotong royong di pantai tersebut. 

Terhitung sejak pukul 08.30 WIB, para petugas dan pegiat lingkungan hidup mulai menjamur dan menyisir sepanjang tepi Pantai Ujung Blang setempat. 

Mereka tampak berbagi peralatan kerja seperti sapu jok, sapu lidi, penggaruk sampah dan sejenis lainnya. 

Gotong-royong itu dilaksanakan dengan kompak oleh para petugas guna membersihkan, mengumpulkan dan mengangkut sampah ke dalam truk. 

Petugas DLHK Lhokseumawe dan sejumlah LSM lakukan gotong-royong membersihkan Pantai Ujung Blang. (Foto: Ist)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Lhokseumawe Dedi Irfansyah mengatakan, pihaknya mulai melaksanakan kegiatan rutinitas untuk bergotong-royong bersama pada setiap hari Jumat. 

Lokasi yang menjadi sasaran DLHK adalah sejumlah kawasan kumuh dan objek wisata yang ada di Kecamatan Banda Sakti dengan kondisi kotor dan semrawutan. 

Untuk kali ini, pihak DLHK memilih sasaran di sepanjang bibir Pantai Ujung Blang yang banyak terdapat berbagai jenis sampah yang tercecer di sembarang tempat. 

Umumnya banyak sampah tersebut adalah hasil dari sisa dagangan masyarakat seperti batok kelapa, plastik kresek, sisa kemasan makanan dan minuman, dan lain-lain. 

Sehingga sampah yang dibuang sembarangan itu, bukan hanya mengotori pasir pantai, tapi juga mengapung dipermukaan laut hingga merusak lingkungan hidup dan keindahan. 

Pasalnya, Pantai Ujung Blang merupakan objek wisata yang banyak pengunjungnya juga suka berenang, kendati pun air lautnya kerap kotor oleh ceceran sampah yang mengapung. 

“Hari ini semua petugas saya kerahkan untuk membersihkan sampah sepanjang Pantai Ujung Blang. Karena selama ini kawasan itu menjadi kumuh dan banyak sampah masyarakat dibuang sembarang di pantai,” ujar Dedi Irfansyah. 

Dedi menyebutkan, dalam kegiatan itu petugas dan pegiat lingkungan hidup dibagi menjadi tiga kelompok yang mendatangi lokasi kumuh di Desa Ujung Blang, Kampung Jawa, dan Hagu Selatan dan sekitarnya. 

Ketiga lokasi itu juga merupakan daerah objek wisata yang ramai pengunjungnya, tentu hasil jumlah produksi sampahnya ikut tinggi. 

Dedi menyebutkan, usai mengatasi sampah dan limbah, tentunya akan membuat Pantai Ujung Blang semakin indah dan bersih serta siap menyambut kedatangan pengunjung dari berbagai daerah/kota pada hari Sabtu atau Minggu. 

Pada kesempatan itu sambung Dedi, seiring melakukan pembersihan pantai, pihak DLHK juga melakukan sosialisasi dengan memberi pemahaman kepada masyarakat setempat agar dapat menjaga kebersihan lingkungannya. 

Kemudian masyarakat diimbau agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, dan membiasakan diri dengan membuang sampah pada tempat atau tong sampah yang tersedia. 

“Sambil membersihkan sampah, petugas juga melakukan sosialisasi dengan memberi pemahaman kepada masyarakat agar buanglah sampah pada tempatnya. Karena masih sering terlihat sampah bercecer sembarangan dan tidak pada tempatnya,” tuturnya. 

Khusus untuk kawasan Pantai Ujung Blang, DLHK akan menempatkan sebanyak 2 unit kontainer penampung sampah yang akan diangkut setiap harinya.***

Komentar

Loading...