Aceh Barat

15 Pasien Positif Covid-19, Satu Meninggal dan Lainnya Sembuh

15 Pasien Positif Covid-19, Satu Meninggal dan Lainnya Sembuh
Ruang rawat pasien (Pinere)/foto Juli Saidi/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Barat Muhammad Idrus, didampinggi Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Barat Amril Nuthihar, Selasa (1/9/2020) menjelaskan. Hasil swab yang dilakukan Pemerintah Aceh Barat dan swab mandiri, jumlah pasien Covid-19,  sampai 1 September 2020 tercatat 15 orang.

Dari jumlah tersebut,  dua pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan satu pasien di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh. Sedangkan 6 pasien lagi, sedang menjalankan isolasi mandiri.

Pasien yang sembuh lima orang, termasuk dokter yang menangani pasien Covid Aceh Barat, yaitu dr. HL. Kini dia sudah sembuh. Selain itu, dari 15 tadi, satu orang meninggal dunia. Namun, hasil swabnya dilakukan secara mandiri.

Kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh Barat, pihaknya telah melakukan tes swab sebanyak 93 orang. Hasilnya, tercatat yang positif tujuh orang. Sedangkan data 15 orang positif tadi, delapan pasien merupakan hasil tes swab mandiri.

Sebut Amril, didampingi Sekretaris Dinas Kesahatan, Muhammad Idrus. Terkait dua masyarakat yang meninggal dunia dan sempat dicurigai terpapar virus corona, informasi ini belum pasti, karena tidak ada hasil tes swab. Maka, dua pasien yang meninggal sama-sama berasal dari Kecamatan Johan Pahlawan itu, tidak bisa divonis covid karena tidak sempat di swab dan tidak ada hasil swabnya.

Namun lanjut Amril, dari dua masyarakat Aceh Barat  yang meninggal dunia dan tidak ada hasil tes swab itu, tetapi salah satu anaknya positif covid.  “Ispa, tapi tidak ada hasil swab. Dicurigai. Begitu juga salah seorang warga Lapang, tidak ada swab,” ujar Amril didampingi Muhammad Idrus, Selasa.

Di Aceh Barat mulai terekam pasien terpapar Covid-19sejak Juni 2020. Ihwalnya, salah seorang masyarakat dari Depok, Jawa Barat yang  pulang ke Kecamatan Meureubo. Namun, pasien ini mulai reaktif, kemudian dilakukan tes swab. Tetapi setelah hasil swab keluar, yang bersangkutan sudah kembali ke Jakarta.

Lalu pada Juli 2020, juga pulang dari Jakarta ke Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Pasien tersebut dilakukan isolasi hingga sembuh. Dan, penambahan kasus pasien terpapar virus corona terjadi pada Agustus 2020.***

Komentar

Loading...