Beredar Rumor Tak Dukung Illiza

Yudi Kurnia: Saya Ikut Keputusan dan Garis Partai!

Yudi Kurnia: Saya Ikut Keputusan dan Garis Partai!
aceh.antaranews.com

Banda Aceh | Kasak kusuk seputar dukung mendukung pasangan  calon Wali Kota dan Wakil Walikota Banda Aceh, mulai menebar rumor tak sedap. Salah satunya menimpa Ketua Partai Demokrat Banda Aceh, Yudi Kurnia. Mantan Ketua DPRK Banda Aceh, isukan mendukung pasangan Aminullah Usman-Zainal Arifin, rival kuat pasangan Illiza Sa'aduddin Djamal-Farid Nyak Umar sebagai bakal calon wali kota/wakil wali kota Banda Aceh pada Pilkada 2017. Tak jelas, siapa yang memunculkan rumor ini, yang pasti menjadi pembicaraan hangat di beberapa warung kopi di Banda Aceh.

Disebut-sebut, Yudi kecewa dengan Illiza, terkait posisi calon Wakil Walikota Banda Aceh yang sempat kosong beberapa waktu. Itu disebabkan, Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin yang juga Ketua DPD II Partai Demokrat Banda Aceh meninggalkan dunia. Posisinya digantikan Illiza. Sementara, posisi Illiza sempat mencuat akan digantikan kader Partai Demokrat sebagai win-win solution. Ketika itu, sempat muncul dua nama calon wakil Illiza dari Partai Demokrat yaitu Yudi Kurnia dan Ibnu Rusdi. Begitupun, Illiza kabarnya lebih memilih Zainal Arifin, Ketua PAN Kota Banda Aceh yang juga masuk dalam koalisi pendukung Mawardi Nurdin-Illiza pada Pilkada 2012 silam. Itu sebabnya, banyak pihak kemudian mengait-gaitkan persoalan tadi dengan persoalan dukung-mendukung pada Pilkada 2017 mendatang.

Namun, rumor itu dibantah keras Yudi Kurnia. “Tidak kabar itu. Saya tetap komit dan mengikuti keputusan serta garis partai. Partai Demokrat telah menjatuhkan dukung pada Bu Illiza, karena itu saya harus taat azas untuk menjalankannya,” tegas Yudi. Diakui Yudi, secara kepartaian keputusan itu sudah final dan mengikat seluruh kader, termasuk dirinya. Namun, soal hati dan pilihan, Yudi mengaku tak bisa menjamin. “Saya kira kalau pilihan hati pada hari H, tidak ada yang bisa menjamin dan tahu, kecuali Allah SWT,” sebut Yudi.

Menurutnya, paska turunnya surat keputusan DPP Partai Demokrat terhadap Illiza, memang sempat terjadi diskusi di internal PD Kota Banda Aceh. Sejumlah pengurus dan kader membicarakan hal ini. Namun, setelah diberi penjelasan dan pengertian bahwa ini adalah keputusan partai, semua pengurus dan kader, mengaku siap menerima dan menjalankan putusan itu, untuk memenangkan pasangan Illiza-Zainal Arifin. “Jadi, secara lahir begitulah kenyataan, namun soal batin, saya kira tak ada yang bisa menebaknya,” ucap Yudi.

Terkait rumor bahwa dirinya mendukung pasangan Aminullah Usman-Zainal Arifin yang diusung PAN, Golkar, Gerindra, kata Yudi. “ Saya tetap pada garis dan keputusan partai. Soal pertemanan dan hubungan silaturrahmi, saya sah-sah saja. Semua calon adalah teman saya. Ibu Illiza bahkan sempat menjadi mitra kerja saya di DPRK Banda Aceh. Jadi, tidak ada yang rancu dan salah dalam membangun silaturrahmi,” ujar Yudi. Menurut Yudi, beredarnya rumor tersebut adalah hal biasa menjelang pesta demokrasi lima tahunan ini. “Biasalah, namanya juga politik. Karena itu butuh kesabaran dan kejernihan dalam berpikir,” sebutnya.

Sebelumnya, Selasa (20/9/2016). Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Banda Aceh, resmi mengusung pasangan Illiza Sa'aduddin Djamal-Farid Nyak Umar sebagai bakal calon wali kota/wakil wali kota Banda Aceh pada Pilkada 2017. Keputusan resmi tersebut setelah Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Rachlan Nasidik menyerahkan surat keputusan (SK) usungan kepada Ketua DPD Partai Demokrat, Nova Iriansyah dalam acara yang berlangsung di samping kantor DPD Demokrat Aceh, di Banda Aceh.

SK resmi itu kemudian diserahkan lagi kepada Ketua DPC Demokrat Banda Aceh, Yudi Kurnia yang selanjutnya diterima langsung oleh Farid Nyak Umar di atas panggung di hadapan kader Demokrat dan tamu undangan yang hadir. "Saya terima mewakili Ibu Illiza Sa'aduddin Djamal dan Farid Nyak Umar. Terima kasih karena Partai Demokrat telah merekomendasi dan mengusung kami, kita siap bekerja sama," sebut Farid Nyak Umar saat menerima SK dari Yudi Kurnia.***

Komentar

Loading...