Wow! Polda Aceh Berhasil Amankan 10 Kilogram Sabu Asal Aceh Timur. Begini Kronologisnya

Wow! Polda Aceh Berhasil Amankan 10 Kilogram Sabu Asal Aceh Timur. Begini Kronologisnya
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh 01

Banda Aceh | Beberapa hari lalu, Polres Aceh Besar berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat satu kilogram. Kini, giliran Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh, mengamankan 10 kilogram sabu di Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu Sore (14/08/2017), sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan menjelaskan. Penangkapan tersebut berawal dari informasi seseorang, Kamis, 4 Agustus 2017 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Info itu menyebutkan, adanya narkotika jenis sabu yang dibawa keluar dari wilayah Aceh Timur. Dari informasi tersebut Timsus Ditresnarkoba melalukan penyelidikan langsung dan berhasil mendapatkan kontak yang membawa sabu tersebut. “Senin, 7 Agustus 2017, tim mencoba melakukan trasnsaksi dengan pemilik barang tersebut atas nama Mr. F, dengan jumlah barang seberat 5 kilogram. Namun, Mr. F meminta transfer uang Rp 150 juta, sebagai tanda jadi. Tetapi tim tidak mau, ada barang ada uang. Transaksi pun sementara batal,” ujar Goenawan.

Selanjutnya, 9 Agustus 2017, tim mencoba melakukan transaksi kembali, dan melakukan negosiasi dengan pengedar. Setelah disepakati Mr. F, menunggu di jembatan Ara Kundo. Namun, tempat kembali berubah dan diarahkan kembali ke Wilayah Idi Cut, Aceh Timur. “Maka, tim mengerahkan Bripka T. Fandy dan Briptu Haris untuk bertemu dengan orang kepercayaan Mr. F. Namun, transaksi kembali gagal, karena Mr. F hanya membawa barang haram tersebut seberat satu kilogram, sementara dikesepakatan awal sebanyak 5 kilogram,” jelasnya.

Tim tidak berputus asa, Jum’at, 11 Agustus 2017, kembali melakukan negosiasi tetapi di tempat yang berbeda, di wilayah Lhokseumawe, namun ditunggu hingga pukul 23.00 WIB, tidak terjadi kesepakatan, maka transaksi pun kembali dibatalkan. Akhirnya, Sabtu pagi, 14 Agustus 2017, sekitar pukul 07.00 WIB, tim mendapat telpon dari Mr.F, untuk kembali melakukan negosiasi dan transaksi. “Kesepakatan berhasil, sekitar pukul 15.00 WIB, transaksi dilakukan di wilayah Meunasah Pulo, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Nah, disitu tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Kiki Andriansyah Bin Hasanuddin (21), warga Desa Mon Jeurujak, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh.

Dari hasil pengakuan Kiki, barang tersebut diambil di jalan Elak, tepatnya di pinggir jalan dekat tiang listrik di daerah tersebut. Sampai di sana,  Kiki bertemu dengan orang kepercayaannya Mr. F. Dari atas sepeda motor, orang kepercayaan tersebut bertanya kepada Kiki. Apakah  ini yang 10 kilogram? Kiki menjawab; benar! Selanjutnya tas berisi sabu tersebut diserahkan kepada Kiki,  dan Kiki melakukan transaksi dengan Tim Resnarkoba Polda Aceh.

“Selain Kiki, tim belum berhasil mengungkap siapa Mr. F dan orang kepercayaannya tersebut, karena antara Mr. F dan orang kepercayaannya, dengan Kiki tidak saling kenal. Kasusnya masih kita dalami untuk mengungkap jaringan Narkotika di Aceh,” kata Kombes Goenawan.***

Komentar

Loading...