Breaking News

Air PDAM Keruh dan Bau

Warga Protes dan Desak Segera Dibenahi

Warga Protes dan Desak Segera Dibenahi
ilustrasi

Aceh Besar | Warga mendesak PDAM Tirta Mountala, Kabupaten Aceh Besar, segera memperbaiki kualitas air. Kondisi air kerap keruh dan berbau lumpur sudah berlangsung lama di Aceh Besar, namun tidak ada perhatian dan perbaikan yang dilakukan oleh manajemen PDAM Aceh Besar.

Jalil (45) warga Indrapuri menyatakan, hanya beberapa hari saja air benar-benar jernih dan tidak berbau. Sementara selebihnya air sangat keruh dan berbau lumpur. "Air berwarna kecokelatan dan bau. Saya harus beli air kemasan untuk keperluan memasak. Untuk mandi dan cuci kami pakai air sumur. Kami sudah bayar mahal, seharusnya pelayanan PDAM tidak seperti ini. Kualitas air harus ditingkatkan," ujarnya pada MODUSACEH.CO saat ditemui di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Sabtu, (7/4/18).

Sebagian tetangganya berusaha menjernihkan lewat pengendapan dan memberi kaporit. Namun, sebagian langsung menggunakan karena tidak ada sumur. "Diendapkan 24 jam tanpa kaporit tidak ada perubahan sama sekali. Air tetap keruh dan berbau," ungkapnya.

Jalil menduga, air PDAM yang didistribusikan kepada warga, tidak dilakukan penyaringan sebagaimana proses yang semestinya dilakukan. Sebab, ketika air sungai keruh maka air dari PDAM yang diterimanya juga keruh. Namun, ketika air sungai jernih sedikit, air PDAM juga tampak sedikit jernih. "Tampak sekali seperti diambil mentah-mentah dari sungai,” kata Jalil menduga.

Permasalahan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada petugas PDAM. Tapi, hingga kini tidak ada perbaikan. "Saya kecewa dengan kenerja PDAM, karena kita sudah bayar sesuai dengan permintaan PDAM. Kalau memang menyuplai air dari sungai, kami juga bisa ambil sendiri. Kami mohon Bapak Bupati Aceh Besar (Mawardi Ali) bertindak, karena di wilayah Samahani tidak pernah mendapatkan air bersih dari PDAM, dan ini sudah berlangsung lama,” harapnya.***

Komentar

Loading...