Breaking News

Warga Lingkar Tambang Terganggu Pernafasan, PT Medco Didesak Atasi Bau Busuk

Warga Lingkar Tambang Terganggu Pernafasan, PT Medco Didesak Atasi Bau Busuk
Camat dan Tokoh Masyarakat Indra Makmue saat melapor keluhan warga ke DPRK Aceh Timur.

Aceh Timur | Warga di lokasi seputaran lingkar tambang PT. Medco E&P Malaka, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur terus mengeluh bau busuk yang diduga berasal dari limbah PT. Medco. Akibatnya tak sedikit warga mengalami gangguan pernafasan, muntah-muntah akibat terhirup bau tak sedap yang berasal dari lokasi Blok A PT. Medco E&P Malaka tersebut.

Sejumlah warga juga merasa pusing-pusing, bahkan tidak sedikit yang dikabarkan pingsan akibat bau yang menyengat itu. Murni dan Rini adalah diantara sekian masyarakat yang mengeluh akibat bau busuk dari lokasi PT. Medco. Bahkan ia meminta agar pihak perusahaan segera angkat kaki dari kampung mereka jika persoalan ini tidak segera diatasi pihak perusahaan.

"Bagusnya mereka segera keluar dari kampung kami agar kami bisa hidup tentram tanpa ada gangguan seperti bau busuk ini," ujar Murni salah seorang warga di dekat lokasi PT. Medco berada.

Warga keluhkan bau busuk dari lokasi PT. Medco

Bau busuk yang sangat menyengat tersebut dianggap telah sangat meresahkan warga sekitar, sehingga tokoh masyarakat Indra Makmu dan Camat setempat telah melaporkan hal itu pada pemerintah kabupaten, dan DPRK setempat.

Laporan itu diterima Ketua Komisi A dari Fraksi Partai Aceh (PA) Irwanda, Selasa (14/5/2019). Sejumlah delegasi dari Kecamatan Indra Makmu itu juga meminta kepada DPRK agar persoalan itu dapat segera diatasi sebelum jatuhnya korban lebih banyak akibat terhirup bau tak sedap.

Ketua Komisi A Irwanda yang dikonfirmasi MODUSACEH.CO mengatakan, pihaknya akan memanggil PT. Medco untuk penyelesaian persoalan seperti yang telah dilaporkan para pihak, dan akan memanggil Badan Lingkungan Hidup Aceh Timur, Lingkungan Hidup Provinsi, serta pihak BPMA yang nantinya akan dimediasi di Gedung DPRK setempat, Jumat mendatang.

Warga muntah-muntah

"Kita harap pihak Medco harus profesional dalam menanggapi hal tersebut, kita juga berharap mereka menghadirkan pihak bagian teknis untuk menjelaskan kepada masyarakat sesuai dengan petunjuk tekhnis dan tingkat kenyamanan terhadap masyarakat. Apakah bau tersebut berbahaya atau tidak, mengingat bau sudah meresahkan warga yaitu ada yang mual, jatuh pingsan bahkan gangguan pernapasan," sebut Irwanda kepada MODUSACEH.CO, Selasa (14/5/2019) siang.

Jajaran  PT. Medco E&P Malaka yang dihubungi media ini mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan laporan warga tentang adanya bau di sekitar wilayah operasi. Perusahaan juga segera menindaklanjuti setiap laporan warga yang diterima dengan mengirimkan tim teknis ke area yang dilaporkan masyarakat.

Perusahaan pertambangan gas tersebut juga mengaku telah mengirimkan pekerja ahli ke wilayah Blang Nisam untuk melakukan pengecekan dari laporan tadi. Selain itu, tim kesehatan perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk menindaklanjuti informasi warga.

“Perusahaan akan melaksanakan rekomendasi dari tim peneliti pemerintah untuk meneruskan kajian teknis pemantauan kadar udara di sekitar wilayah operasi dan akan terus berkoordinasi terhadap hasil kajian tersebut," sebut Manager Field Relations Blok A Medco E&P Malaka, Dedi Sukmara melalui pesan singkat yang diterima MODUSACEH.CO, Selasa (14/5/2019).***

Komentar

Loading...