Breaking News

KIP Aceh Utara Tetapkan Rekapitulasi Perhitungan Suara

Walau Muzakir Manaf-TA Khalid Unggul, Saksi PA Tetap Menolak

Walau Muzakir Manaf-TA Khalid Unggul, Saksi PA Tetap Menolak
Khairul Anwar/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Khairul Anwar (Aceh Utara)

Lhokseumawe | Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 5 Muzakir Manaf-TA Khalid meraihkan suara terbanyak di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Ini sesuai dengan Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Perhitungan Suara KIP Aceh Utara di Hotel Lido Graha, Kamis siang (23/2/2017). Adapun Paslon nomor urut, Tarmizi A.Karim T Muchalmina meraihkan 85.496 suara, disusul Paslon nomor urut2, Zakaria Saman dan Teuku Alaidinsyah meraihkan suara, 10.065. Selanjutnya Paslon nomor 3, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa 1.839 suara. Paslon nomor urut 4, Zaini Abdullah dan Nasaruddin meraihkan suara 6.367 suara.  Paslon nomor urut 5, Muzakir Manaf dan T A Khalid 119.084 suara. Terakhir Paslon nomor urut 6, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah meraihkan 35.950 suara. Adapun jumlah suara sah di Aceh Utara 258.801 dan suara tidak sah berjumlah 14.255. dan, jumlah suara sah atau tidak sah berjumlah 273506. Ditambah lagi dengan golongan putih (golput) 146.974 suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Aceh Utara berjumlah 420.480.

Begitupun, sejumlah saksi dari Partai Aceh (PA) menolak hasil Pleno Rekapilutasi Komisi Independen (KIP) Aceh Utara tersebut. Mereka menduga, penyelenggaran Pilkada di Aceh Utara sarat penyimpangan. Salah seorang saksi dari PA Bukhari, usai pleno menegaskan, penyelenggara Pilkada di Aceh Utara, tidak menjalakan pesta demokrasi itu sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).  Menurutnya pada pasal 14 KPU menerangkan, usai pemungutan suara Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menempelkan hasil perhitungan suara ditingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). "PA siap membuktikan, di sejumlah TPS tidak ditempel hasil pungut hitung suara," paparnya.

Masih kata Bukhari. "Ternyata hasil monitoring di lapangan, KPPS tidak menempel sesuai dengan peraturan yang ditetapkan," kata Bukhari. Menurut Bukhari penyelenggara Pilkada Aceh telah melakukan dugaan penyimpangan di lapangan. Bahkan, PA siap membutikannya di sejumlah TPS. Sementara Ketua KIP Aceh Utara Jufri Sulaiman mengatakan, KIP telah membuat berita acara, selanjutnya akan menyampaikan pada Pleno di KIP Provinsi Aceh. "Untuk sementara KIP Aceh Utara telah menandatangani berita acara penolakan. Untuk selanjutnya kita lihat pada penyampaian Pleno Hasil Rekapilutasi di Banda Aceh," ujarnya.***                       

Komentar

Loading...