Breaking News

Wagub Aceh Nova Iriansyah Minta Pers Tak Henti Kritik Pemerintah

Wagub Aceh Nova Iriansyah Minta Pers Tak Henti Kritik Pemerintah
google.com
Penulis
Rubrik

Banda Aceh I Wakil Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah meminta pers tak berhenti melakukan kritikan terhadap pemerintah. Namun, kritikan itu haruslah bersifat konstruktif. Menurutnya, peran pers sangat diperlukan untuk melakukan pengawasan sehingga menghasilkan pemerintahan yang baik.

"Jangan pernah berhenti mengkritik. Jika kritiknya berhenti maka vitaminnya kurang. Tanpa kritik tentu tidak ada koreksi, tanpa koreksi maka proses pembangunan akan berjalan timpang," harap Nova Iriansyah saat buka bersama awak media pers di Pendopo Wagub Aceh, Banda Aceh, Kamis (31/5/18) malam.

Dalam pidato singkat, Nova menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses reformasi tahun 1998, karena dengan gerakan tersebut turut andil dalam memperjuangkan kebebasan pers di Indonesia.

“Alhamdulillah pasca reformasi di Indonesia, kebebasan pers sudah semakin baik. Tentu kita harus berterima kasih kepada angkatan 98 yang telah berjuang mereformasi negeri ini. Saya terobsesi ada kegiatan yang mempertemukan wartawan dengan anak-anak muda yang pada tahun 1998  lalu berdiri di garda terdepan dalam rangka memperjuangkan reformasi,” ungkap Nova.

Dalam proses pembangunan, sambung Wagub, pers mempunyai pengaruh yang kuat di tengah masyarakat, karena sosialisasi formal yang ada di pemerintahan tidak cukup efektif untuk menginformasikan proses pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah.

“Pers dan civil society adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari gerak pembangunan. Semoga kebebasan pers dan pers yang beretika dan profesional bisa langgeng dan terus kita pertahankan di Bumi Serambi Mekah ini,” harapnya.

Menurut Nova, meski pers bersifat universal, namun kearifan lokal tentu harus diadopsi. Untuk itu, Wagub berjanji akan membicarakan hal ini dengan dengan beberapa perguruan tinggi agar memberi perhatian lebih pada bidang pendidikan jurnalisme.

“Jadi, saya sudah katakan pada Pak Karo Pemerintah Aceh Rahmad untuk membuat banyak pelatihan bagi awak media pers. Dan juga kita mendorong unversitas yang ada di Aceh untuk menyediakan jurusan khusus untuk jurnaslis,”  harapnya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...