Setelah Membunuh Istri dan 2 Anak

Tim Jatanras Polda Aceh Ciduk Aidil

Tim Jatanras Polda Aceh Ciduk Aidil
Aidil Ginting, diduga sebagai pembunuh istri dan dua anaknya (Foto: FB Achmad Danny)
Sumber
Kontributor Kota Lhokseumawe

Banda Aceh | Tim Jatanras Polda Aceh pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (7/5/2019) berhasil menciduk Aidil Ginting (AG), yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap istri dan dua anaknya di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

"Pelaku ditangkap tim Jatanras Polda Aceh pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu pelaku Aidil sedang menunggu angkutan untuk melarikan diri," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito kepada wartawan, Selasa (7/5/2019).

Aidil ditangkap di depan toko ponsel di Lambaro, Aceh Besar. Penangkapan berawal dari penyelidikan yang dilakukan tim Jantanras terkait keberadaan orang mencurigakan dan ciri-cirinya identik dengan yang disampaikan personel Polres Lhokseumawe. "Setelah memastikan kebenaran orang tersebut sebagai pelaku pembunuhan, kemudian dilakukan penangkapan dan sekarang pelaku sudah dibawa ke Polda Aceh," jelas Agus.

20190507-tkp-pembunuhan

Rumah TKP pembunuhan istri dan anak (Foto: FB Achmad Danny)

Begitupun kata Agus, polisi masih menyelidiki motif pembunuhan sadis tersebut. Saat ini Aidil masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Aceh.

Sekedar mengulang, seorang IRT bersama dua orang anaknya dilaporkan tewas mengenaskan di rumahnya di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Aceh. Ketiganya diduga korban pembunuhan. Peristiwa itu dibenarkan Andri, Camat Muara Batu kepada media pers.

"Betul, menurut keterangan Kepala Desa Ulee Madon, ketiga korban adalah Irawati Nurdin, umur sekitar 34 tahun dan dua anaknya Zikra berumur sekitar 10 tahun, dan Yazid sekitar 2 tahun," kata Andri, Selasa (7/5/2019).

Kontributor MODUSACEH.CO di Lhokseumawe dan Aceh Utara melaporkan. Andri mengaku, dirinya tidak tahu persis kronologis kejadian itu. Termasuk, pelaku dan motifnya. Untuk kepastian, dirinya masih menunggu hasil dari pemeriksaan petugas kepolisian yang sedang bekerja di lapangan. 

Sementara Kepala Desa Ule Madon, Tgk. Salahuddin AB mengatakan kejadian tersebut mulanya diketahui setelah salah seorang anak korban lainnya yang selamat melaporkan kepada tetangga rumahnya perihal kejadian tersebut. "Awalnya dikasih tahu sama anak korban yang selamat dalam peristiwa itu. Anak tersebut selanjutnya melaporkan ke tetangga dan kemudian diketahui oleh warga lainnya," kata Salahuddin.***

 

Komentar

Loading...