Tidak Taat Aturan Berkendaraan, WNA di Simeulue Juga Berpakaian Tidak Sopan di Tempat Ramai

Tidak Taat Aturan Berkendaraan, WNA di Simeulue Juga Berpakaian Tidak Sopan di Tempat Ramai

Simeulue | Warga Negara Asing (WNA) yang sedang berada di Kabupaten Simeulue banyak melakukan pelanggaran lalu lintas. Misal, tidak menggunakan helm. Selain itu, menggunakan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi.

Contoh lain, turis asing yang tinggal di sejumlah resort pada beberapa lokasi wisata di Simeulue, juga mengunakan pakaian tidak sopan, saat berada di tempat keramaian. Padahal diketahui Kabupaten Simeulue, termasuk dalam wilayah Aceh yang saat ini menerapkan nilai-nilai syariat Islam.

Kapolres Simeulue AKBP Ardanto Nugroho, SIK, SH, MH, melalui Kepala Satuan Lalulintas Iptu Adam S mengatakan. Perbuatan yang dilakukan WNA tersebut, jelas melanggar aturan lalu lintas. Karena itu, bila didapati akan dilakukan peringatan, serta sosialisasi.

"Nantinya bila didapati lagi, kita akan lakukan peringatan serta melakukan, mungkin mereka belum mengetahui terkait dengan peraturan lalu lintas di Simeulue," kata Adam S, pada MODUSACEH.CO, Sabtu, 22/06/2019.

Menurut dia, setelah dilakukan sosialisasi namun didapati masih ada WNA yang melanggar aturan lalu lintas seperti tidak menggunakan, spion serta menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi, pihaknya akan melakukan penindakan.

Sebab meski para turis itu berstatus pendatang di Simeulue, mereka tetap harus patuh terhadap aturan yang ada. "Setelah kita lakukan sosialisasi pada mereka, ke depan kalau masih ditemukan ada WNA yang melanggar aturan lalulintas, kita akan melakukan penindakan dengan melakukan penilangan," jelas Adam.

Kepala Dinas Pariwisata Simeulue, Abdul Karim, S.Pd, saat dimintai keterangan mengatakan. Pihaknya telah melakukan himbauan pada sejumlah WNA yang berada di Simeulue, hendaknya menghormati budaya masyarakat setempat.

Misal mengenakan pakaian yang cocok dan sopan terutama di area publik termasuk dalam kota. "Kita telah melakukan himbauan melalui pengelola resort serta tempat wisata lain, agar WNA ini mentaati peraturan yang ada, serta menghormati budaya Simeulue," jelas Abdul Karim.

Lebih lanjut dia katakan, jika masih ada turis yang tidak mentaati himbauan, ke depan akan disampaikan lagi pada pihak terkait. "Mungkin mereka lupa atas himbauan kita itu, ke depan nantinya akan kita lakukan himbauan kembali," ucapnya.***

Komentar

Loading...