Harga Minyak Anjlok

Tidak Semua Semua Industri Minyak Gulung Tikar

Tidak Semua Semua Industri Minyak Gulung Tikar
Ilustrasi/kontan.co.id
Penulis
Rubrik
Sumber
Siaran Pers

Jakarta | Anjloknya harga minyak dunia berimbas ke berbagai sektor, tidak hanya berdampak pada kontraktor minyak dan gas bumi (migas). Jasa-jasa pendukung operasional migas juga merasakan dampaknya.

Industri pendukung ini mulai sepi order, karena tidak ada kontraktor yang melakukan kegiatan, baik ekplorasi maupun produksi. Ditengah situasi yang penuh tantangan ini, salah satu perusahaan pendukung kegiatan operasional migas mampu survive dan dilirik oleh sebuah perusahaan investasi hingga akhirnya mampu melipat gandakan omsetnya sampai 300 persen.

Menurut Direktur Utama Divestekno Anugerah Dianto Wahyudi, perusahaannya belum lama memasuki sektor migas sebagai penyedia system integration yang persaingannya ketat, “kompetitor kami adalah perusahaan-perusahaan besar yang sudah mapan secara sistem, omset dan modal. Terjadinya penurunan harga minyak tentu berimbas pada omset kami yang 80 persen berasal dari jasa pendukung operasional migas. Kami pun terpaksa merestrukturisasi perusahaan dan memangkas cost-cost besar. Untuk dapat survive, kami menjual apa saja yang bisa dijual,” kenangnya pada wartawan, Senin (2/1) di Jakarta.

“Kami melihat tantangan ini merupakan suatu opportunity, ini bukan sebuah risk. Ini soal bagaimana kita dapat beradaptasi dan efisien,” tambah Dianto. Divestekno Anugerah pun banting setir menjadi vendor pendukung produksi dan menyediakan berbagai spare part, supporting IT dan peralatan material safety. Bermodalkan reputasi bagus, kinerja dan networking, perusahaan ini dilirik oleh Investa Stellar Dana Kelola (ISDK) sebuah perusahaan private equity milik Grup Investa dari Indonesia yang membenamkan investasinya diperusahaan tersebut. Pasca akuisisi inilah terjadi peningkatan omset yang signifikan hingga 300 persen.

Melalui siaran pers yang dikirim ke MODUSACEH,CO menyebutkan, pilihan Investa Stellar Dana Kelola (ISDK) ternyata tidak meleset. Bermodalkan networking, reputasi bagus dan dukungan modal besar, Divestekno Anugerah mendapatkan kepercayaan menjadi exclusive distributor bahan pembersih tangki minyak diseluruh Indonesia. Tak hanya itu, mereka pun ditunjuk menjadi partner untuk wilayah Indonesia oleh Grainger, perusahaan pembuat safety tools khusus migas. “Kami merupakan partner Grainger yang memiliki dua juta item dan 5000 brand untuk safety tools bidang migas,” sambungnya.

Terkait perubahan rencana skema bagi hasil antara sistem gross split atau cost recovery yang tengah dipertimbangkan pemerintah, pihaknya mengaku siap mengikuti aturan yang ditetapkan Negara. “Apa pun opsi yang diambil, kami sebagai industri jasa pendukung siap bergerak,” tutupnya.***

Komentar

Loading...