Iklan Ucapan Selamat Puasa Ramadhan
Iklan TRH sambut Puasa Ramadhan 1439

Terpilih Secara Aklamasi, Mualem Kembali Pimpin Partai Aceh

Terpilih Secara Aklamasi, Mualem Kembali Pimpin Partai Aceh
ist

Banda Aceh | H. Muzakir Manaf akrab disapa Mualem kembali terpilih sebagai Ketua DPA-Partai Aceh Periode 2018-2022. Keputusan itu di ketahui setelah 23 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh, memilih Mualem secara aklamasi dalam Musyarawah Besar (Mubes) Partai Aceh, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Selasa, (13/2/18).

Informasi yang diterima media ini, walaupun ada 6 calon Ketua DPA-PA yang mendaftarakan diri. Namun, seluruh DPW- Partai Aceh tetap memberikan amanah pada mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini. Itu artinya, Mualem terpilih untuk ke tiga kalinya, setelah pembentukan Partai Aceh tahun 2007 silam. Kemudian, kepemimpinan Mualem juga berlanjut pada Mubes pertama tahun 2013.  

Sebelumnya, Senin malam, (12/2/18), dalam pembukaan Mubes ke II Partai Aceh, Ketua DPA-Partai Aceh H. Muzakir Manaf mengharapkan semua unsur Partai Aceh, untuk mendukung siapapun yang terpilih sebagai Ketua DPA-PA Periode 2018-2022. Kata Mualem, PA bekerja dengan semangat dan dapat mendulang kursi terbanyak DPR Aceh dan DPRK  di seluruh Aceh, dari Partai Nasional (Parnas) maupun Partai Lokal (Parlok) lainnya. Namun katanya, PA harus menyadari jika untuk kursi DPR RI, harus berkerjasama dengan Partai Nasional lain.

Itu sebabnya, Mualem mengajak seluruh kader Partai Aceh, untuk mempersiapkan calon-calon anggota legislatif terbaik, untuk menawarkan pada Parnas sehingga bisa meraih kursi DPR RI. "Kita akan bergerak  dan bersinergi dengan masyarakat. Kepada DPW - PA kita harapkan untuk kerja keras, merebut hati rakyat. Saya yakin dan percaya, kursi untuk DPR Aceh dan DPRK akan kita raih sebanyak mungkin. Kita akan tetap jadi pemenang," harap Mualem.

Apalagi katanya, PA lahir dari perjuangan membela nasib bangsa Aceh. Dari hasil perjuangan itu pula banyak orang Aceh yang menjadi korban. "Maka, setiap kader harus turun ke gampong, menyerap aspirasi masyarakat. Mari kita sama-sama memperjuangkan cita-cita para syuhada. Dipundak kita, mereka yang telah lebih dulu menghadap ilahi, menitipkan rakyat Aceh," ungkapnya.

Ketua Tuha Puet Partai Aceh Malik Mahmud Al Haitar mengatakan. Partai Aceh merupakan Parlok pertama di Aceh. Untuk melahirkan Partai Aceh katanya, banyak rintangan berliku, yang harus  dilalui. Itu sebabnya, dia berharap Partai Aceh sebagai partai perjuangan harus kokoh, pada usia yang sudah menginjak usia 10 tahun.

"Dalam meraih perdamaian pasca perang selama 30 tahun. Partai Aceh merupakan buah dari perjuangan yang harus dijaga dengan sangat baik. Bukan hanya perjuangan GAM, bukan perjuangan Wali (Hasan Tiro, red) bukan perjuangan saya namun perjuangan rakyat Aceh," kata Malik Mahmud Al Haitar yang juga  Wali Nanggroe Aceh.

Acara itu dibuka Malik Mahmud Al Haitar. Hadir sejumlah tokoh Partai Aceh, unsur ulama, sejumlah pimpinan Parnas dan Parlok, sejumlah anggota DPR Aceh, anggota DPRK seluruh Aceh, unsur Forkopimda, kader dan para simpatisan Partai Aceh.

Sekedar diketahui, Mubes DPA-PA kali ini digelar 12-14 Februari 2018. Hingga batas waktu penutupan pendaftaran, sebanyak 7 orang mendaftar diri menjadi Ketua DPA- PA periode 2018-2022. Mereka adalah; Muzakir Manaf, Kamaruddin Abubakar, Mariati, Sarjani, Roni Ahmad, Husaini. Sementara, satu calon lain Azhar Abdurrahman tidak mengembalikan formulir hingga batas waktu penutupan.***

 

Komentar

Loading...