Teror di London, Jurnalis Ini Melihat Langsung Penusukan Polisi

Teror di London, Jurnalis Ini Melihat Langsung Penusukan Polisi
Situasi di London usai serangan teror terjadi (REUTERS/Hannah McKay)
Penulis
Rubrik
Sumber
detiknews.com

London | Situasi kacau dan kepanikan dirasakan warga London, Inggris saat serangan teror terjadi pada Rabu (22/3) siang waktu setempat. Beberapa saksi mata melihat langsung para korban yang terluka parah serta aksi teror yang didalangi seorang pria bersenjatakan pisau ini.

"Saya melihat sebuah mobil tak terkendali dan melaju di jalur pejalan kaki di jembatan," tutur Bernadette Kerrigan, yang sedang berada di atas bus wisata di Jembatan Westminster, dalam wawancara dengan media Inggris Sky News dan dilansir Reuters, Kamis (23/3/2017).

"Ketika kami melintasi jembatan, kami melihat orang-orang tergeletak di jalanan, mereka jelas terluka. Saya melihat sekitar 10 orang mungkin. Dan kemudian petugas darurat mulai berdatangan. Semua orang berlarian ke segala arah," imbuhnya.

(baca juga: Teror di London, Polisi yang Tewas Tak Bersenjata Saat Ditusuk)

Mantan Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, menyaksikan langsung serangan teror itu dari dalam taksi yang ditumpanginya saat melintasi Jembatan Westminster. Sikorski menyebut dirinya melihat ada lima korban yang tergeletak. Dia juga sempat merekam situasi di lokasi kejadian.

"Saya mendengar sesuatu seperti suara tabrakan mobil. Kemudian saya melihat ke luar jendela dan melihat ada satu orang tergeletak di aspal. Saya tidak melihat wajah orang yang tergeletak di aspal, tapi orang itu tidak bergerak, dia tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," terangnya. "Salah satu pria yang saya lihat, kepalanya berdarah hebat. Tapi orang yang saya rekam videonya -- tidak, orang itu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," imbuh Sikorski.

 (baca juga: Diawali Aksi Tabrak, Begini Kronologi Serangan Teror di London)

Secara terpisah, jurnalis surat kabar Daily Malil Quentin Letts menuturkan kepada radio LBC bagaimana dirinya melihat langsung penikaman terhadap seorang polisi di halaman Gedung Parlemen. Letts juga melihat langsung pelaku ditembak polisi lainnya.

"Dia (pelaku--red) berlari memasuki gerbang yang terbuka ... Dia menyerang seorang polisi dengan benda yang berbentuk seperti stik," ujar Letts yang melihat adegan itu langsung dari kantornya yang ada di kompleks Gedung Parlemen Inggris.

"Polisi itu ambruk ke tanah dan insiden ini mengerikan untuk dilihat dan kemudian setelah melakukan serangan, dia (pelaku-red) berlari ke arah pintu masuk House of Commons yang biasa digunakan para anggota parlemen dan berlari sejauh 18 meter ketika dua polisi berseragam dan bersenjata menembaknya," jelasnya secara rinci.

(baca juga: Pemimpin Dunia Kutuk Serangan Teror di London)

Pelaku yang identitasnya belum dirilis ke publik ini, sempat mendapat pertolongan pertama sebelum akhirnya tewas. Motif penyerangan ini belum diketahui pasti. Namun otoritas Inggris menyelidiki insiden ini sebagai serangan terorisme. Sedikitnya empat orang, termasuk 1 polisi, tewas dan 40 orang lainnya luka-luka dalam serangan ini.***

Komentar

Loading...