Ternyata T. Setia Budi Pengurus DPP PNA

Ternyata T. Setia Budi Pengurus DPP PNA
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Setelah pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Aceh, sepertinya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh, T. Setia Budi, mulai serius terjun dalam dunia politik. Itu sesuai Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Aceh.

Dalam SK Kepala Kanwil Kemenkumham Nomor: W1-306.AH.11.01 Tahun 2017, tentang pengesahan perubahan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Aceh-menjadi Partai Nanggroe Aceh (DPP-PNA), yang ditandatangani Kepala Kanwil Menkumham Aceh Drs. Gunarso, Bc. IP, tersebutlah nama T. Setia Budi. Nah, ternyata Ketua Panitia Seleksi terbuka (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah ini, menjabat sebagai anggota Dewan Panasehat Pusat DPP-PNA.

Baca: Syarat Seleksi SKPA Pemerintah Aceh Melanggar Aturan

Untuk jabatan yang sama, juga ada sosok Tgk. Herman Nuriqmar dan Ridwan Abubakar alias Nektu. Sedangkan atasan mereka dalam jabatan Dewan Panasehat Pusat DPP-PNA, itu diketuai Irwansyah dan Sekretaris Sofyan Dawood. Kemudian pada susunan kepengurusan Majelis Tinggi Partai (MTP) DPP-PNA, Ketua dijabat Irwansyah, Sekretaris, Sayuti Abubakar, S.H., MH, dan anggota Mayjen TNI (Purn) Sunarko, drh. H. Irwandi Yusuf, M. Sc serta Miswar Fuady, S.H.

Sosok Mayjen TNI (Purn) Sunarko juga muncul pada dua jabatan, selain dipercayakan sebagai anggota MTP DPP-PNA, Mayjen TNI (Purn) Sunarko juga  menjabat sebagai Ketua Komisi Pengawas Partai DPP-PNA.

Baca: Dirjen OTDA Sebut Syarat Maksimum

Bahkan, jabatan Mayjen TNI (Purn) Sunarko mengalahkan pendiri Partai Nasional Aceh (PNA) Abrar Muda. Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Lhok Tapaktuan itu, dipercayakan sebagai Sekretaris Komisi Pengawas Partai, DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA). Dan anggota KMP DPP-PNA ada mantan Wakil Bupati Aceh Jaya Tgk. H. Zamzami A.Rani dan Amni Ahmad Marzuki.

Untuk sekedar dikenang, PNA lahir tatkala pecah kongsi politik dengan Partai Aceh (PA) pada Pilkada 2012, beberapa mantan panglima GAM seperti Abrar Muda mendukung Irwandi Yusuf. Namun, pada Pilkada 2012 Mayjen TNI (Purn) Sunarko menjadi tim sukses dr. Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. Bahkan dalam kampanye Pilkada 2012 lalu, Mayjen TNI (Purn) Sunarko menjadi orator politik untuk memenangkan dr. Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.

Baca: Persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara Keliru

Sedangkan munculnya nama T. Setia Budi dalam susunan kepengurusan DPP-PNA, dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...