Nasib Sopir Labi-Labi di Antara Bus Trans Kutaraja

Terminal Keudah Semakin Sepi dan Nyaris Kumuh

Terminal Keudah Semakin Sepi dan Nyaris Kumuh
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Terminal Perkotaan Keudah (APK), Jalan Cut Meutia Banda Aceh, kondisinya tidak terawat. Akibatnya, membuat pandangan mata menjadi miris.

Pantauan media ini, Jumat (7/12/2018), sepanjang kawasan terminal banyak terdapat tumpukan sampah seperti, botol minuman bekas dan plastik yang berserakan. Tak hanya itu, hampir semua tempat duduk untuk menunggu mobil angkutan umum atau Labi-labi, terlihat tidak beratap. Ditambah tembok beton yang mulai luntur dari cat.

Di sisi lain, sangat jarang ada labi-labi yang mangkal di Terminal Keudah. Sejumlah sopir labi-labi di Kota Banda Aceh, lebih suka atau memilih untuk mangkal di Jalan Diponegoro (pusat kota), yang akhirnya membuat arus lalu lintas menjadi semberawut.

Bisa jadi, karena kondisi itu, keberadaan Terminal Keudah menjadi tidak berfungsi lagi. Sehingga, terlihat seperti sebuah tempat tua yang tidak jelas kegunaanya.

Kondisi ini bukan tanpa sebab. Terutama sejak Pemerintah Kota Banda Aceh, memulai operasi Bus Trans Kutaraja (2/5/2016) lalu, sehingga penumpang labi-labi jadi menurun. Karena beralih pada Bus Trans Kutaraja, yang tidak memungut biaya alias gratis.

Selain itu, Bus Trans Kutaraja melewati jalur koridor, dari Keudah hingga Darussalam mulai pukul 06.30-18.30 WIB. Bahkan, ada yang juga yang beroperasi pada malam hari.

Salah satu supir labi-labi jalur Baitussalam, Yuh (28) mengaku. Mereka mangkal di Jalan Diponogoro, karena mudah menemukan penumpang. Lanjutnya, akhir-akhir ini sangat susah menemukan penumpang karena masyarakat lebih memilih naik Trans Kutaraja.

”Sebenarnya bagus ada Trans Kutaraja, karena anak-anak sekolahan tidak perlu bayar ongkos. Namun, kami jadi sepi penumpang," jelasnya.

Dia juga mengatakan, jalur yang dilalui bus sangat luas. Sehinga, mau tidak mau mereka harus bersaing dengan bus raksasa itu. “Siapa cepat dia dapatlah," katanya sambil tertawa. 

Memang, kehadiran Bus Trans Kutaraja sangat bermanfaat untuk warga Kota Banda Aceh. Tetapi, kesejahteraan pekerja angkutan umum seperti labi-labi, tetap harus menjadi pertimbangan Pemko Banda Aceh.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...