Di Nagan Raya

Terlibat Korupsi, Empat PNS Dipecat

Terlibat Korupsi, Empat PNS Dipecat
Foto: Ilustrasi/google

Meulaboh | Empat orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkup Pemerintahan Kabupaten Nagan Raya, diberhentikan secara tidak hormat karena terlibat dalam tindak pidana korupsi (Tipikor). Keempatnya diketahui bertugas di Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Perpustakaan dan Arsip serta staf Kantor Camat Darul Makmur, kabupaten setempat.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nagan Raya, Bambang Surya Bakti saat dikonfirmasi MODUSACEH.CO mengatakan. Keempatnya diberhentikan setelah dikeluarkan putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.  Selain itu, juga sesuai surat keputusan tiga menteri yaitu Mendagri, Menpan RB dan Badan Kepegawaian Negara.

“Kita sudah mendapat perintah soal tersebut, setiap PNS yang terlibat Tipikor dan terancam hukuman di atas dua tahun maka dipecat, sementara yang dibawah itu tidak akan diberhentikan,” kata Bambang, Selasa (19/02/2019).

Ia mengatakan, dasar hukum pemberhentian yang dilakukan empat PNS tadi adalah, berdasarkan surat Nomor 182/657/SJ tahun 2018, dan Nomor: 153/KEP/2018, 13 Setember 2018, tentang penegakan hukum terhadap Aparatus Sipil Negara (ASN) yang telah dijatuhi hukuman, sesuai putusan pengadilan yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

Namun, Bambang masih belum dapat membeberkan identitas dan kasus yang menimpa ke empat PNS yang telah diberhentikan itu. Mereka dipecat bulan Desember 2018. Dengan diberhentikan secara tidak hormat ini, keempatnya tidak lagi mendapatkan dana pensiunan karena sudah dicabut langsung oleh pusat. “Keputusan tersebut diambil sesudah inkrah keluar, dan ini akan berlaku bagi PNS yang terlibat hal serupa atau mendapat hukuman diatas dua tahun. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sangat berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas apabila ada PNS yang bertindak melawan hukum,” ujarnya.

Ia berharap, kejadian tersbeut menjadi pelajaran bagi para aparatur sipil negara lainnya, baik yang bertugas di Kabupaten Nagan Raya maupun daerah lainnya agar tidak melakukan tindakan yang menyalahi aturan serta kode etik yang telah ditentukan.***

Komentar

Loading...