Terkait Penyitaan Aset Darmili, Ini Tanggapan Afridawati Istri Mantan Bupati Simeulue

Terkait Penyitaan Aset Darmili, Ini Tanggapan Afridawati Istri Mantan Bupati Simeulue

Simeulue | Afridawati, istri dari mantan Bupati Simeulue Drs Darmili, menanggapi penyitaan aset berupa tanah, rumah serta satu unit mobil fortuner BL 1 ST yang dilakukan penyidik Kejati Aceh di Banda Aceh, 27 Juni 2019 lalu.

"Benar beberapa aset bapak disita Kejaksaan Aceh di Banda Aceh, namun saya tidak mengerti kenapa aset itu disita. Sebab tanah, rumah, beserta mobil itu sudah ada sebelum bapak menjadi bupati. Mobil itu saja dikredit beliau," ucap Afridawati, saat ditemui MODUSACEH.CO, di sela rapat KIP, di Aula Sekdakab Simeulue, Rabu, 03/07/2019.

Dikatakan, sejumlah aset yang dimiliki suaminya itu sudah ada sejak dulu sebelum tersangkut kasus Perusaahan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) pada 2002-2012 lalu, sehingga seharusnya semua itu tidak dikait-kaitkan dengan jabatan beliau setelah menjadi bupati.

"Kita sudah memiliki harta sebelum menjadi bupati, dulu bapak bekerja di BPKP sehingga dari penghasilannya kita memiliki beberapa aset," jelas Afridawati, saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Simeulue.

Lebih lanjut disebutkan, untuk lebih jelas pihaknya menunggu pemanggilan pemeriksaan lebih lanjut dari kejaksaan, sebab ia juga sudah bersaksi di pengadilan dan menjelaskan apa yang sedang dihadapi suaminya. "Nantilah lebih jelas kita tunggu pemeriksaan bapak lebih lanjut, sebab saya juga sudah bersaksi terkait dengan keberadaan aset yang dimiliki suami saya," paparnya.

Terkait dengan penyitaan aset Darmili yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Aceh, Afridawati menghimbau kepada seluruh warga Smeulue agar tidak terprovokasi soal isu yang sedang dalam penyidikan kejaksaan. Sebab isu Darmili itu bukan yang pertama kali terjadi, namun sudah ada sejak 4 tahun lalu.

"Saya minta masyarakat jangan salah menilai dan memvonis seseorang yang belum tentu bersalah, diperiksa Kajati itu sah-sah saja, tapi belum tentu dia bersalah apalagi belum ada keputusan hukum," pintanya.

Afridawati menduga kasus yang menimpa Darmili saat ini merupakan kepentingan politik yang dilakukan pihak yang tidak senang terhadap Darmili. "Saya tahu betul tentang suami saya, dia orangnya sangat baik hati, jadi sangat tidak mungkin beliau melakukan seperti yang diisukan dan saya menduga Pak Darmili adalah seorang korban politik," tegasnya.***

Komentar

Loading...