Terkait Bau Busuk, Warga Pasang Tenda Rencana akan Inap di Depan PT. Medco E&P Malaka

Terkait Bau Busuk, Warga Pasang Tenda Rencana akan Inap di Depan PT. Medco E&P Malaka

Aceh Timur | Sejumlah massa para pendemo memasang tenda di depan PT. Medco E&P Malaka, Kamis (16/5/2019). Itu dilakukan terkait persoalan bau busuk yang dinilai belum ada solusi penanganannya oleh pihak perusahaan Migas tersebut.

Hingga sore tadi massa yang merasa kecewa dengan pihak perusahaan PT. Medco masih bertahan, dan massa mulai memang tenda di depan gerbang CPP Blok A. Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur.

Memasuki hari kedua unjuk rasa warga di lingkar tambang itu yang memprotes bau busuk yang diduga berasal dari limbah PT Medco itu, terlihat sejumlah kaum ibu dengan membawa anak-anaknya hadir ke depan pintu gerbang perusahaan tersebut.

Mereka menyesalkan kinerja PT. Medco yang belum menanggulangi permasalahan pencemaran udara disekitar perusahaan, dari akibat itu dilaporkan telah ada yang memakan korban dari masyarakat sekitar yang mengalami mual dan muntah-muntah. "Sampai saat ini belum ada keputusan apapun dari tuntutan kami kepada perusahaan," ungkap Koordinator lapangan H Yansafriadi. Kamis (16/5/2019) sore.

Menurutnya, massa akan bertahan hingga malam bahkan hingga besok akan berlanjut untuk menuntut masalah bau limbah yang telah mengakibatkan pencemaran udara di sekitar area PT. Medco E&P Malaka itu. "Saat ini warga telah memasang tenda di Get 1, berencana massa tidur di bawah tenda hingga pihak perusahaan menanggapi tuntutan kami," cetus H Yan.

Informasi yang diperoleh MODUSACEH.CO hingga berita ini diturunkan, pada sore hari tidak ada satupun dari pihak Medco yang menemui pengunjuk rasa. Sedangkan warga masih bertahan di bawah tenda yang mereka pasang secara swadaya di depan area PT. Medco tersebut.

Sementara itu Camat Kecamatan Indra Makmu Edy Syahmulia saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa massa telah memasang tenda dan berencana akan menginap dilokasi PT. Medco, itu dilakukan warga karena tidak mencapainya kesepakatan pada rapat di dikantor Keamatan Indra Makmu pada Rabu (15/5/2019) kemarin.

"Rapat kemarin tidak ada titik temu. Demo dilanjutkan tadi pagi sampai sore. Informasi sore tadi warga mengancam akan melanjutkan sampai malam hari dan menginap di CCP PT. Medco sampai tuntutan mereka dipenuh oleh pihak perusahaan," sebut Camat Indra Makmu Ady Syahmulia kepada MODUSACEH.CO.***

Komentar

Loading...