Terkait Bau Busuk, Masyarakat Lingkar Tambang Demo PT. Medco E&P Malaka

Terkait Bau Busuk, Masyarakat Lingkar Tambang Demo PT. Medco E&P Malaka

Aceh Timur | Sejumlah warga yang bermukim di lingkar tambang PT Medco E&P Malaka melakukan aksi demo ke lokasi PT Medco di Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 06.30 WIB. Massa melakukan protes terkait bau busuk yang menyengat, sehingga telah menyebabkan masyarakat sekitar mual dan muntah-muntah, yang diduga berasal dari limbah perusahaan migas itu.

Massa yang berasal dari sejumlah Desa diantaranya dari Desa Alue Ie Mirah, SKM, JRU, Blang Nisam, Jamboe Lubok dan Bandar Baru itu berorasi di depan pintu gerbang PT. Medco, mereka mendesak pihak perusahaan agar merespon lebih cepat terkait bau busuk yang menyengat seperti yang dirasakan oleh warga, warga juga menuntut agar pihak pihak PT. Medco mau bertanggungjawab terkait bau yang mengakibatkan warga pusing-pusing dan muntah, serta meminta agar bau itu segera hilang.

Selain itu warga juga meminta kepada pihak perusahaan agar masyarakat yang berada diwilayah lingkar tambang untuk diberdayakan, serta menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk masyarakat sekitar. "Kalau memang perusahaan tidak mau mengabulkan tuntutan warga lebih baik tutup saja," tegas warga yang berdemo di PT Medco itu.

Massa yang tersulut emosi sempat menghadang mobil dan pekerja yang hendak masuk kedalam perusahaan migas itu, namun tidak menimbulkan kerusuhan sehingga tertib sampai berakhirnya aksi unjuk rasa tersebut.

Sementara itu di lokasi, Manager Field Relatian Blok A, PT Medco E&P Malaka, Dedi Sukmara, yang turut menjumpai mengatakan pihaknya juga berempati dan merasakan seperti yang dirasakan oleh masyarakat, dan akan mencoba mencarikan  sumber bau itu serta akan menanggulangi agar tidak akan terjadi lagi.

"Mengenai Balai Latihan Kerja kami sedang mencari rumah ataupun tempat yang bisa ditempati nantinya untuk kita buat BLK, dan Insya Allah apapun yang dikehendaki oleh masyarakat kami akan melakukannya," ujar Dedi Sukmara dihadapan pada pendemo.***

Komentar

Loading...