Breaking News

Tembus Tujuan Negara Ekspor, Aceh Baru Gunakan Tiga Pelabuhan

Tembus Tujuan Negara Ekspor, Aceh Baru Gunakan Tiga Pelabuhan
MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | "Sampai hari ini, di Aceh baru ada tiga pelabuhan. Yakni, Sultan Iskandar Muda, Meulaboh, dan Lhokseumawe," kata Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin kepada media pers di Banda Aceh, Jumat, 4 Mei 2018.

Menurutnya, ekspor ikan dan udang dilakukan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, sedangkan batubara (bahan bakar mineral) Pelabuhan Meulaboh (Aceh Barat), dan komoditi lain di Lhokseumawe (Pelabuhan Krueng Geukuh). “Hingga kini baru menggunakan tiga pelabuhan untuk kegiatan dan berbagai negara tujuan ekspor, terutama komoditi non minyak dan gas bumi (migas),” jelas Wahyudin di Banda Aceh.

20180507-pelabuhan-meulaboh

Pelabuhan Meulaboh/Foto: beritatras.com

Seperti diwartakankan aceh.antaranews.com. Keterbatasan infrastruktur untuk mendukung kegiatan ekspor yang terdapat di pelabuhan setempat, menjadi kendala dan belum mampu dibenahi oleh pemangku kepentingan.

Meski demikian, lanjutnya, kegiatan ekspor melalui pelabuhan di Aceh tetap berjalan. Sampai triwulan tahun ini, tercatat total senilai 29,51 juta dolar AS atau meningkat 92,65 persen dibanding periode yang sama di tahun 2017.

20180507-pelabuhan-krueng-geukuh

Pelabuhan Krueng Geukuh/Foto: klikkabar.com

Ada beberapa kelompok komoditi non migas andalan selain kopi, seperti bahan bakar mineral mendominasi ekspor dengan nilai 27,27 juta dolar AS, dan bahan kimia anorganik 2,17 juta dolar AS. Lalu kelompok ikan dan udang tercatat senilai 62.893 ribu dolar AS, bahan nabati untuk anyam-anyaman senilai 6.413 dolar AS, dan komoditi dengan nilai kecil lainnya.

BPS Aceh mencatat ekspor berbagai kelompok komoditi non migas melalui pelabuhan di Aceh di periode Januari-Maret tahun 2017 total senilai 15,31 juta dolar AS. "Kalau ekspor ikan dan udang lewat Bandara Sultan Iskandar Muda, batubara (bahan bakar mineral) Pelabuhan Meulaboh (Aceh Barat), dan komoditi lain di Lhokseumawe(Pelabuhan Krueng Geukuh)," terang Wahyudin.***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...