Tanpa Ibrahimovic, Swedia Punya Skenario Lain Jamu Belanda

Tanpa Ibrahimovic, Swedia Punya Skenario Lain Jamu Belanda
Pemain MU, Zlatan Ibrahimovic, melakukan permanasan sebelum pertandingan persahabatan melawan Galatasaray di Stadion Ullevi, Gothenburg, Swedia, 31 Juli 2016. (Bjorn Larsson Rosvall/TT News Agency via AP)
Penulis
Rubrik
Sumber
Tempo.co
Solna - Tim nasional Belanda akan menantang Swedia dalam laga pertama kualifikasi Grup A Piala Dunia 2018 di Friends Arena, Solna, Swedia, Rabu dinihari nanti.

"Saya yakin kami akan memenangi laga ini, meskipun performa kami di laga terakhir kurang memuaskan," kata pelatih Belanda, Danny Blind, seperti dikutip dari Four Four Two, beberapa hari lalu.

Performa Belanda memang sedang menurun. Ini bisa dilihat saat mereka ditekuk Yunani dengan skor 1-2 dalam laga uji coba yang berlangsung di Philips Stadion, awal September lalu.

Padahal, sebelum ditekuk Yunani, Belanda belum terkalahkan dalam empat laga secara beruntun. Dalam empat laga tersebut, Belanda menang tiga kali dan sekali imbang.

Bahkan, satu dari tiga kemenangan tersebut mereka raih dari Polandia (2-1). Sehingga kekalahan dari Yunani tidak hanya mengecewakan, tapi sekaligus juga mengejutkan.

Sebab dalam daftar ranking yang dibuat Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Yunani hanya menempati urutan ke-52. Sedangkan Belanda ada di peringkat ke-26. Seharusnya Belanda bisa menekuk Yunani.

Dengan begitu, mereka punya modal sempurna untuk menghadapi Swedia. Namun, Danny Blind optimistis kekalahan dari Yunani tidak akan mempengaruhi mental para pemainnya.

"Saya sangat yakin performa kami akan sama sekali berbeda di Swedia nanti. Kami pasti akan meraih kemenangan di laga ini," kata Danny Blind.

Swedia memang tidak sedang dalam performa terbaik. Mereka, misalnya, belum sekalipun meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Bahkan, dalam dua dari tiga laga itu, Swedia gagal mencetak satu gol pun.

Dan jangan lupa, Swedia juga telah ditinggal pemain bintang mereka: Zlatan Ibrahimovic. Ibra, begitu Ibrahimovic disapa, memutuskan pensiun dari tim nasional setelah Piala Eropa 2016 yang digelar pada Juni-Juli lalu berakhir.

Kepergian Ibra, tentu saja, akan membuat lini depan Swedia semakin merana. Sebab Ibra selama ini menjadi satu-satunya mesin gol yang sangat produktif. Fakta inilah yang agaknya menggelembungkan kepercayaan diri Belanda.

Selain itu, rekor pertemuan kedua tim juga berpihak kepada Belanda. Dalam tiga pertemuan terakhir melawan Swedia, misalnya, Belanda sukses mengantongi dua kemenangan.

Selain itu, Swedia juga hanya menempati peringkat ke-40 dalam rangking FIFA. Mereka bahkan kalah dari Iran yang berada satu tingkat di atasnya.

Meski begitu, Swedia kini tengah berbenah. Mereka menunjuk Janne Andersson sebagai pelatih pada Juni lalu. Meski baru berusia 53 tahun, tapi Janne Andersson sarat pengalaman. Ia pernah menjadi juru taktik klub Swedia, IFK Norrköping, selama lima musim.

Namun, sepak terjangnya bersama tim nasional memang belum terbukti. Sebab duel melawan Belanda ini akan menjadi debutnya bersama tim nasional Swedia.

SKY SPORTS | FOUR FOUR TWO | FOOTBALL ORANJE

Swedia 4-4-2
GK: Olsen
DF: Lustig, Lindelof, Granqvist, Augustinsson
MF: Hiljemark, Lewicki, Claesson, Hult
FW: Berg, Guidetti

Belanda 4-4-3
GK: Zoet
DF: Veltman, Bruma, Blind, Willems
MF: Wijlandum, Strootman, Sneijder
FW: Berghuis, Janssen, Promes  tempo.co

Komentar

Loading...