Breaking News

Taman Hutan Kota Langsa, Destinasi Wisata tak Pernah Sepi 

Taman Hutan Kota Langsa, Destinasi Wisata tak Pernah Sepi 

Langsa | Objek wisata di Kota Langsa semakin menjanjikan dan menjadi sebagai salah satu sektor yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan saja wisata hutan manggrove yang kini kian digemari pengunjung, terdapat juga hutan lindung dengan berbagai jenis pepohonan berukuran besar. Kini, disulap menjadi destinasi wisata yang tak pernah sepi dari pengunjung.

Taman Hutan Kota Langsa, begitu nama yang disemat Pemko Langsa saat ini. Awalnya taman ini sebagai hutan lindung yang terdapat berbagai jenis kayu berkelas seperti merbau, damar, meranti dan lain-lain. Untuk menjaga kelestarian hutan yang alami ini, LSM Balee Juroeng para pegiat dan pecinta lingkungan itu, mendirikan basecamp di sana. Tak jarang atau setiap waktu tertentu, turut menanam bibit pohon dari berbagai jenis sebagai upaya pelestarian alam yang masih asri.

Namun, saat ini tersiar kabar sebagian dari mereka anggota Bale Juroeng tidak ikut dilibatkan dalam pengelolaan hutan wisata yang mulai meraup omset ratusan juta per tahun itu. "Dulu hutan ini dikelola Bale Juroeng, ibu dengar mereka justru tersingkir dari pengelolaan taman ini, sekarang yang mendominasi di sini kebanyakan orang baru," cerita Ibu penjual jajanan di lokasi Taman Hutan Wisata Langsa ini kepada MODUSACEH.CO. Sabtu (2/3/2019).

Taman Hutan ini letaknya sangat strategis, lebih kurang terpaut satu kilo meter dari Jalan A Yani, menuju pinggiran Desa Paya Bujok Seuleumak,berdekatan dengan Perumnas Kota Langsa. Untuk memasuki area ini para pengunjung hanya dikenakan retribusi Rp 5000 rupiah per orang. Itu pun sudah termasuk biaya asuransi apabila pengunjung mengalami kecelakaan di lokasi hutan yang rimbun ini.

Menyusuri jalan setapak di antara rindangnya hutan, seakan terbayar lunas dari kelelahan perjalanan bagi pengunjung dari luar daerah. Maklum, sampai di lokasi pengunjung dapat menyewa tikar untuk sekedar bersantai menikmati suasana alam. Selain itu pengunjung juga disuguhkan dengan aneka binatang yang terdapat di dalamnya, seperti rusa, buaya, kuda, hewan melata seperti ular piton dan berbagai jenis burung di dalam sangkar raksasa.

Untuk memanjakan pengunjung, Pemko Langsa yang dipimpin Wali Kota Usman Abdullah atau yang akrab disapa Toke Su-um, terus melengkapi berbagai sarana penunjang seperti persedian tempat shalat dan MCK. Selain itu juga turut dibangun kantin-kantin yang menjajakan berbagai kuliner dan minuman air kelapa muda.

Dalam taman hutan juga terdapat danau buatan yang dihubungkan dengan jembatan gantung. Biasanya lokasi ini juga digunakan pengunjung untuk berselfi ria bersama keluarga, selain itu juga terdapat koleksi rumah adat Aceh dan rumah pohon sebagai pelengkap taman hutan kota, dijamin pengunjung akan meninggalkan kesan bersama keluarga saat mengisi hari libur di kota yang satu ini.***

Komentar

Loading...