Ramadhan di Kota Gemilang

Tahfiz Al-Quran Mencetak Generasi Qur'ani

Tahfiz Al-Quran Mencetak Generasi Qur'ani
Santri Hafiz Al-Qur'an di Masjid Baitussalihin Ulee Kareng.
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh 01

Banda Aceh | Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan selama bulan ramadhan. Salah satunya membaca Al-Quran. Pada bulan ini umat Islam berlomba-lomba menunaikan berbagai amalan kebaikan. Mulai dari ibadah lahiriah maupun batiniah.

Di beberapa masjid yang ada di Kota Banda Aceh, kegiatan ini rutin dilaksanakan dan diberi nama Daurah Tahfiz. “Kegiatan Daurah Tahfiz di Masjid Jamik Al-Wustha Desa Lingke sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu dan masih berlanjut sampai dengan sekarang,” ujar Koordinator Daurah Tahfiz di Masjid Jamik Al-Wustha, Ustad Agusri Syamsuddin MA.

“Untuk proses Tahfiz Al-Qur’an telah berlangsung dari hari pertama bulan ramadhan sampai dengan hari 26 puasa. Ada 25 orang peserta yang mendaftar dengan 4 staf pengajar dan biaya pendaftaran Rp 300 ribu untuk satu peserta,” terangnya.

Sementara di Masjid Baitussalihin Ulee Kareng, kegiatan Tahfiz Al-Qur’an juga dilaksanakan. Kegiatan ini intrensif dilakukan selama 20 hari dari pagi sampai siang sejak hari pertama bulan ramadhan. Untuk kelompok umur 7 sampai 24 tahun yang dibagikan dalam beberapa kelompok umur.

“Kegiatan Tahfiz ini telah memasuki tahun kedua. Tahun lalu jumlah 250 peserta. Untuk jumlah peserta Tahfiz yang mendaftar yaitu 200 peserta, yang dimentori 20 orang staf pengajar dan dibagi dalam 20 grup. Mereka diajar dengan dua metode yaitu Takhsin (golongan yang belum fasih baca Al-Qur’an) dan metode Tahfiz,” ujar Ustad Muhammad Sayuti, Ketua Pelaksana Tahfiz di Masjid Baitussalihin Ulee Kareng, Banda Aceh.

Sementara di Masjid Al-Badar Lampineng Banda Aceh, kegiatan Tahfiz juga dilaksanakan dari hari pertama hingga 20 ramadhan. Hingga saat ini ada 110 peserta dengan 11 pengajar. “Ini merupakan program dari Daurah Tahfiz Nasional yang telah berlangsung selama 3 tahun, dan tahun ini Masjid Al-Badar menjadi lokasi pelaksanaannya. Umur untuk peserta Tahfiz mulai dari 7,5 tahun sampai 80 tahun. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB pagi sampai dengan pukul 12.00 WIB siang dengan target peserta dapat menghafal 2 juz selama 20 hari program berlangsung,” ujar Ustad Husni Marzan, salah satu pengajar Tahfiz di Masjid Al-Badar Lampineng.***

Komentar

Loading...