Terkait Tarif Bus Tras Kutaraja

T. Robby Izza: Boleh Gratis Asal Didukung APBA

T. Robby Izza: Boleh Gratis Asal Didukung APBA
ahmadzakist.com
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sempat mencuat kabar di berbagai media yang mengatakan. Mulai 2019, Bus Tras Kutaraja tak lagi gratis. Namun, Kepala UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja, T. Robby Izza menyebut, sampai saat ini Bus Tras Kutaraja masih gratis.

Dia mengatakan, sebelum adanya regulasi  dalam qanun restribusi angkutan umum, tentang nilai tarif Bus Trans Kutaraja disahkan. Masyarakat, masih bisa mengunakan bus tanpa dipungut biaya.

“Setelah disahkannya qanun Aceh tentang penetapan tarif, Bus Trans Kutaradja baru dikenakan tarif,” jelasnya saat ditemui media MODUSACEH.CO di Dinas Perhubungan Aceh, Jalan, Mayjend, T. Hamzah Bendahara, Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Kamis, (10/1/2019).

Katanya, Dinas Perhubungan Aceh memang berkeinginan menetapkan tarif terhadap Trans Kutaraja. Mengingat selama ini, sarana dan prasarana lalu lintas bus belum baik.

“Misalnya, fasilitas trotoar dan halte bus masih kurang baik. Keinginan kami adalah untuk membuat monitoring tentang jadwal keberangkatan pada setiap halte. Halte sebelumnya juga menggunakan penerangan lampu jalan. Sebab itu, tidak cukup dengan menggunakan dana APBA. Jadi masih banyak yang harus diperbaiki,” jelasnya. 

Namun, dia menyampaikan seandainya Bus Tras Kutaraja selamanya tidak berbayar. Dinas Perhubungan Aceh akan dengan senang hati menerima. Hal itu, tentu harus sejalan dengan anggaran yang diberikan Pemerintah Aceh.

“Kalaupun gratis selamanya juga bisa, tapi dana dari APBA harus gemuk, untuk mensuport Dinas Perhubungan Aceh. Sehingga, pihak kami juga bisa memberikan kenyamanan bagi penumpang,” kata Roby.

Mengenai masalah pembayaran, Dinas Perhubungan Aceh akan menetapkan tarif berdasarkan sistem. Artinya, jarak antara satu stasiun dengan stasiun lain akan dikenakan biaya yang sama.

“Namun, kalau penumpang sudah berhenti pada satu koridor stasiun dan naik Bus Tras lainnya. Maka akan dikenakan tarif lagi. Karena penumpang Bus Trans Kutaraja kebanyakan kaum perempuan, mulai pelajar dan umum. Sehingga, tarif yang kita kenakan sangat ekonomis nantinya. Mulai dari Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu saja,” ungkapnya. 

Selain itu, dalam pembayaran nantinya akan dilakukan secara tunai dan berbasis tehnologi. Misal, Kartu ID yang mudah dibawa kemana saja. “Tapi masih konsep yang kita rancang untuk pembayaran yang paling baik,” jelasnya.***

Komentar

Loading...