Terkait Berita LA, Anggota Tim Asistensi Irwandi Yusuf

T. Mahfud: Kami Prihatin, Lira Amalia Bukan Sekretaris DPC  PDIP Banda Aceh!

T. Mahfud: Kami Prihatin, Lira Amalia Bukan Sekretaris DPC  PDIP Banda Aceh!
fb Teuku Mahfud
Rubrik

Banda Aceh | Teuku Mahfud, Sekretaris DPC PDIP Banda Aceh, mengklarifikasi status LA  yang diduga memiliki hubungan khusus dan istimewa dengan D, seorang oknum polisi di Polres Banda Aceh. “Dengan ini kami meluruskan berita bahwa saudara Lira Amalia bukanlah Pengurus DPC PDIP Kota Banda Aceh. Posisi Sekretaris Periode 2015-2020 dijabat Teuku Mahfud,” tulis dia melalui WhatsApp, Kamis siang (14/12/2017).

Seperti diwartakan media ini,  seorang dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat, SS meluapkan isi hati dan emosinya di media sosial, facebook. Bahkan, dengan gamblang dia menulis, LA,  Sekretaris PDI-P Banda Aceh yang juga anggota Tim Asistensi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, telah merebut  suaminya, seorang oknum polisi berinisial D, yang bertugas di Polres Banda Aceh.

“Ini dia perempuan hinan tuh, perebut suami orang. Kalau ada yang ketemu ama dia, jambak aja. Dia, sekretaris Partai PDIP Banda Aceh. Kami keluarga polisi tidak takut mati. Kalau diganggu kami libas sampai akar-akarnya. Ku lapor kau ke Megawati ketua PDIP pusat. Udah aku bilang jangan kau ganggu lagi suami aku, kau ganggu juga. Itu belum apa-apa, kalau kau nekat lihat saja,” tulis SS seperti dikutip dari laman facebook miliknya.

Dalam status lain, sang dosen menyebut, dirinya merasa tersiksa dengan tingkah laku sang suami dan LA. Dengan rasa putus asa, SS mengucapkan selamat kepada keduannya. “Semoga kalian cepat diberi kenikmatan dari Allah atas penganiayaan kalian terhadap saya yang sedang hamil,” ungkap SS.

Saat dihubungi media ini, SS mengaku benar bahwa dia ada menulis itu di akun facebook miliknya. Dia juga mengakui, semua status yang telah ditulisnya itu, merupakan ungkapan perasaan yang dirasakannya saat ini. ”Saya berani menceritakan kebenaran,” tegas SS pada media ini melalui saluran telepon, Selasa, (12/12/17).

Sebenarnya kata SS, dia sudah lama mencium gelagat suaminya berselingkuh dengan LA. Bahkan cerita SS, suatu ketika dirinya pernah memergoki suaminya dengan LA dalam satu mobil. Namun, suaminya ini tetap tidak mengakui hubungan tak resmi itu. ”Saya sudah pernah lapor ke Propam Polda Aceh. Ketika itu, suami saya berjanji akan memperbaiki hubungan dengan saya. Tapi, setelah itu mereka jalan lagi berdua, ” jelas SS.

Sakitnya lagi cerita SS, suaminya itu tega berhubungan gelap dengan LA, saat dirinya sedang hamil 4 bulan. Bahkan, beberapakali masuk rumah sakit, namun tidak pernah dihiraukan lagi. ”Sudah habis sabar saya Bang. Tidak tahu mau berbuat apa lagi,” ujarnya pasrah.

Lantas, apa kata D? Dia mengakui masih suami sah SS. Dia menyebutkan tidak ada hubungan apapun dengan LA, seperti yang dituduhkan istrinya itu. “Kalau saya sudah menikah, demi Allah, demi al-Quran dan jadi kafir. Tapi, dia tetap tidak percaya. Memang, antara saya dengan istri sudah 11 tahun pisah–pisah tempat tinggal. Saya di Banda Aceh, dia di Meulaboh. Artinya, dia memilih punya kehidupan dirinya sendiri,” jelas D melaui saluran telepon. Lalu, apa kata LA? Dia mengaku juga tidak ada hubungan spesial dengan D, hanya sebatas teman biasa.

Lepas dari bantahan tersebut, Teuku Mahfud mengaku sangat prihatin dengan kejadian itu. “Sebaik kedua belah pihak segera bertemu dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” himbaunya.***

 

 

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...