Syahrial Abbas : Aceh Tempo Dulu Sangat Terbuka Bagi Kaum Perempuan

Syahrial Abbas : Aceh Tempo Dulu Sangat Terbuka Bagi Kaum Perempuan

Banda Aceh | Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Prof. Dr Syahrizal Abbas mengatakan, tradisi adat Aceh tempo dulu sangat terbuka dan sangat memberikan ruang kedudukan yang sama antara laki-laki dan perempuan. Kaum hawa punya peranan aktif dalam segala tatanan sendi kehidupan. Terbukti dulu pernah ada kepemimpinan dipegang oleh perempuan selama empat kali berturut-turut, bahkan pimpinan perang juga dari sosok perempuan seperi Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Syahrizal Abbas saat menjadi narasumber pada seminar Women`s Development Center (WDC) Kota Banda Aceh yang diadakan di Rumoh PMI, Rabu 1 Januari 2017.

Acara juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Banda Aceh Ir. Hasunuddin serta tiga orang narasumber lainya, yakni Ustaz Masrul Aidi (Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keueung), Ustaz Ahmad Rizal Lc MA (Imum Chik Mesjid Lueng Bata) dan Khairani Arifin SH MH (Akademisi Unsyiah).

Syahrial Abbas melanjutkan bahwa peran perempuan dalam sejarah Aceh tersebut tidak bertentangan dengan Alquran dan Sunnah, karena saat itu pemerintahan Aceh berdasarkan Islam yang didukung oleh peranan ulama besar dalam sejarah Aceh seperti Syeh Abdurauf Assingkili, ungkap Syahrizal. 

Lanjutnya, dalam perjalanan sejarah Aceh hingga saat ini terjadi distorsi-distorsi atau pemenggalan. Hal tersebut dipengaruhi oleh peran kolonialisme yang berusaha menjauhkan orang Aceh dari ajaran agama.

“Kolonialisme bukan hanya merenggut kekuasaan dan mengekploitasi sumber daya alam kita, tapi juga mengacaukan pola pikir dan menjauhkan orang-orang Aceh dari ajaran Islam,” ujar Syahrizal Abbas.

Maka dari itu saat menerapkan syariat Islam banyak yang menentang karena isme-isme kolonial itu telah menancap dalam kepala sebagian masyarakat kita, karena hukum di Indonesia sekarang masih mengadopsi hukum kolonialisme. Inilah dampak dari kolonialisme," tutup Syahrial Abbas.***

Komentar

Loading...